Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

Wanita Korban Pemerkosaan di India Alami Kerusakan Paru dan Hati

Rabu, 17 Jan 2018 10:31
Orang tua korban saat diwancara wartawan (Foto: Metro)

NEW DELHI - Seorang korban pemerkosaan remaja meninggal setelah menderita luka hati dan paru-paru yang pecah saat sekelompok pria mengambilnya untuk memutilasinya.

Gadis itu hilang pada hari Selasa pekan lalu saat dia pulang dari sekolah dan dia ditemukan tewas dalam akhir pekan dengan 19 luka serius di tubuhnya.

Seperti yang dikutip dari Metro, berjam-jam kemudian mayat seorang gadis lain ditemukan, juga mengalami mutilasi parah, di sebuah negara yang berbatasan dengan New Delhi.

Kebrutalan kejahatan di Haryana, sebuah negara yang sangat konservatif di India utara, telah menciptakan gelombang kejut bahkan di wilayah yang memiliki catatan kekerasan yang mengerikan terhadap perempuan.

Polisi sedang mengejar sekelompok pria yang dicurigai memperkosa dan membunuh gadis berusia 15 tahun dari distrik Kurukshetra yang tubuhnya rusak parah ditemukan dibuang di sebuah sungai pada hari Jumat.

Kepala polisi distrik, Abhishek Garg, mengatakan bahwa gadis tersebut menderita luka dalam yang parah yang menyebabkan penyerang menggunakan benda tumpul selama serangan tersebut.

"Sedikitnya empat orang diduga berada di balik kejahatan tersebut," kata kepala polisi distrik Abhishek Garg.

"Sebuah pencarian besar sedang dilakukan untuk menangkap pelaku," tambahnya.

Sementara, ayah korban menjelaskan, putrinya diculik dan diperkosa. "Dia disiksa. Jika (pemerintah) administrasi telah melakukan tugasnya dengan baik, insiden seperti ini tidak akan pernah terjadi."

Beberapa jam setelah penemuan tersebut, polisi di distrik Panipat pada hari Sabtu menemukan mayat seorang gadis berusia 12 tahun di sebuah kolam.

Kepala polisi Panipat Rahul Sharma mengatakan kepada AFP bahwa dua orang, baik tetangga korban, telah ditangkap karena kejahatan tersebut.

Keduanya mengaku memikat gadis itu ke rumah mereka sebelum memperkosa dan membunuhnya.

Kejahatan tersebut menambahkan catatan mengerikan India tentang kekerasan seksual, yang tetap tinggi.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.