Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • PPKM Turun ke Level 3, Dokter dan Tenaga Medis Diimbau Tetap Waspada dan Taat Prosedur Pelayanan

PPKM Turun ke Level 3, Dokter dan Tenaga Medis Diimbau Tetap Waspada dan Taat Prosedur Pelayanan

Admin
Kamis, 09 Sep 2021 16:38
Riausky.com

PASIR PENGARAIAN- Penurunan level asesmen Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Rohul dari Level 4 ke Level 3 tak mengurangi kebijakan bagi dokter dan tenaga medis untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP) Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rokan Hulu, dr. Zuldi Afki Sp.P saat diwawncarai Kamis (9/9/2021).

Meski level PPKM di Kabupaten Rokan Hulu telah diturunkan oleh Pemerintah, akan tetapi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Rokan Hulu tetap  mengingatkan  jajarannya untuk tetap mematuhi standar pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan dalam penanganan warga yang terkena dampak covid 19.

''Para dokter dan tenaga kesehatan yang berada di lapangan, dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga yang terkena covid ataupun dalam bertugas di masa pandemi, tidak ada kelonggaran. 
Tetap memakai alat pelindung diri, masker standar bertugas dengan penuh hati-hati dan waspada,'' imbau dia.

Level PPKM, sebut dia, boleh turun, tapi  Standar Operasional Pelayanan Kesehatan bagi dokter dan tenaga kesehatan tetap seperti semula.

''Tidak ada pengaruh turunnya Level PPKM itu dengan standar pelayanan kesehatan para dokter dalam bertugas,'' tegas dia.

Prinsip kehati-hatian  para dokter yang bekerja di lapangan, dalam penanganan warga yang terkena wabah Covid 19 disaat Level PPKM  tetap sama mengacu masa pandemi.

"Turunnya Level PPKM itu, tidak menurunkan cara penularan virus  Covid 19 itu kepada warga dan juga kepada dokter. Oleh karena itu, tidak ada pelonggaran dalam penerapan standar dalam pelayanan kesehatan bagi para dokter." Papar dia.

dr Zuldi Afki Sp.P yang sudah menjabat dua periode sebagai Ketua IDI Cabang Rokan Hulu ini, mengaku tidak ingin lagi ada dokter dan tenaga kesehatan yang menjadi korban covid 19. 

''Untuk itu, kehati-hatian dalam bekerja serta pemakaian APD yang standar  harus dilakukan,'' imbau dia lagi.

Saat ini, para dokter di Rokan Hulu yang bergabung di Organisasi IDI di Rokan Hulu yang jumlahnya mencapai 108 orang, bertugas di berbagai rumah sakit dan klinik di Rokan Hulu. 

Mereka senantiasa memberikan pertolongan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 
Begitu juga bagi warga yang terpapar virus corona. 

Dia berharap dan senantiasa berdoa, semoga pelayanan kesehatan yang diberikan oleh para dokter ini, menjadi ladang amal bagi mereka.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.