Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Dampak Hukuman Fisik pada Anak, Jadi Pemarah hingga Merusak Percaya Diri

Keluarga

Dampak Hukuman Fisik pada Anak, Jadi Pemarah hingga Merusak Percaya Diri

Senin, 31 Des 2018 11:08
okezone.com

ANAK seringkali bertingkah agresif, nakal, dan melakukan hal-hal yang membuat orang tua khawatir dan cemas. Terkadang sifat anak yang seperti itu membuat orang tua memberikan hukuman fisik kepada anak agar si anak tidak melakukan hal-hal seperti itu lagi.

Namun, tahukah Anda memberikan hukuman fisik memiliki dampak yang tidak baik untuk si kecil, melansir dari Livestrong, Minggu (30/12/2018).

Anak jadi emosian

Menurut Lynn Namka, EdD, hukuman fisik akan menjadi contoh agresi bagi anak-anak dan menimbulkan lebih banyak agresi pada anak. Agresi anak adalah perasaan dan tindakan marah anak ketika berhadapan dengan sesuatu yang mengancam dirinya.

Mungkin pada awalnya, memberikan hukuman fisik dapat menghentikan perilaku nakal anak. Namun, menurut American Academy of Pediatrics memberikan hukuman fisik kepada anak dapat menyebabkan peningkatan agresi pada anak-anak di sekolah.

Kekerasan fisik

Anak- anak yang menerima hukuman fisik mungkin akan tumbuh menjadi orang tua yang juga akan melakukan kekerasan fisik ke anak-anak mereka sendiri, menurut Straus. Memberikan hukuman fisik dapat mengajarkan anak-anak Anda, bahwa tidak apa-apa menyakiti orang lain dan ini juga membuat anak Anda percaya bahwa dengan memukul atau melakukan kekerasan fisik menjadi cara Anda untuk memecahkan masalah.

Menurut Dr. Sears, hal ini dapat mempengaruhi cara berpikir mereka hingga dewasa, dan bisa berimbas kepada pasangan atau anak-anak mereka nanti.

Gangguan perkembangan kognitif

Hukuman fisik berdampak pada perkembangan kognitif anak. Sebuah studi tahun 1998 oleh Murray A. Straus dan Mallie J. Paschall, dengan judul "Hukuman Fisik oleh Ibu dan Perkembangan Kognitif Anak," mengungkapkan bahwa anak-anak yang dipukul dapat mengurangi kemampuan anak mengikuti tingkat perkembangan kognitif yang diharapkan pada usia mereka nanti. Bahkan ini dapat menurunkan IQ mereka dan mengurangi materi pada otak anak yang tentunya sangat penting, karena ini akan memengaruhi kemampuan belajar.

Perkembangan emosional yang terganggu

Anak-anak yang dihukum secara fisik dapat mengalami gangguan emosi. Menurut Dr.Sears, anak-anak yang dilecehkan secara verbal atau fisik akan lebih cenderung menunjukkan gangguan psikologis. Hukuman fisik dianggap menyebabkan anak menjadi tidak percaya diri, kerusakan otak, kecemasan, dan depresi yang buruk ketika anak-anak berajak dewasa.


(okezone.com)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.