Keluarga
Jangan Takut Bully, Ini Trik Mudah Menghadapinya
Selasa, 09 Apr 2019 09:30
MENJADI korban bullying, terkadang seseorang langsung putus asa dan kehilangan rasa percaya diri. Tapi tidak dengan Brandon Tanu, dirinya justru mau berbuat hal baik serta menjadi motivator.
Brandon mencoba menulis buku yang membeberkan pengalamannya dari dulu saat di-bully oleh teman-temannya. Menurutnya, bullying tidak akan hilang sampai ia tumbuh dewasa, tetapi harus dilawan.
"Sebagai korban, bullying itu jahat sekali. Dari fisik atau kata-kata, dua-duanya parah. Kalau fisik ya sakit, tapi kalau kata-kata malah lebih menyakitkan," ungkap Brandon saat ditemui di Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Brandon juga mengisahkan pengalaman saat dirinya di-bully. Semasa duduk di bangku SD ke 4, Brandon dibilang freak karena punya kebiasaan aneh.
Tak cukup itu, dirinya pernah diejek dengan kata-kata kasar sampai membuat dirinya sakit hati. Meski dulunya sempat merasa down, tapi Brandon merasa lebih kuat. Itu juga karena adanya support dari keluarga besarnya.
Sebagai sang ibu, Wanda Ponika pun sempat merasa stres menghadapi anak yang karakternya berbeda, seperti Brandon. Diungkapkan Wanda, Brandon merupakan anak yang punya sifat old school
"Saya stres hadapi dia (Brandon-red), secara akademisi nilainya pas-pasan, dia juga di-bully sama teman-temannya di sekolah," kata Wanda.
Pada kesempatan itu, penulis Buku "Bully Aja, I Don't Care" ini pun memberi trik singkat kepada seseorang yang menjadi korban bullying. Dia berharap agar para korban bullying bisa lebih kuat menghadapi masalah apapun yang dilandanya. Apa saja?
1. Bangun percaya diri
Setiap korban bully harus bangun percaya diri, jangan malah berontak. Biasanya orang yang suka mengejek, mereka iri terhadap kelebihan yang kita miliki.
2. Jangan takut berpendapat
"Seseorang yang suka di-bully ini biasanya kurang berani menyatakan opini," imbuh Brandon.
Harusnya kita sadari, jangan merasa langsung jatuh saat diejek orang lain. Karena korban bully tidak selamanya salah.
3. Jangan berhenti untuk peduli
Meski sering di-bully jangan takut untuk peduli terhadap orang lain. Kalau Anda peduli, pasti orang lain bakal jadi segan.
4. Komunikasi harus kuat dengan orangtua
"Sebagai anak jangan takut komunikasi dengan orangtua. Yang penting nyaman dengan diri sendiri dan boleh cerita apapun dengan suasana santai," pungkasnya.
Sumber: okezone.com
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau