Keluarga
Kasus Audrey, Cinta Remaja Tidak Realistis yang Memicu Bully!
Rabu, 10 Apr 2019 10:42
KASUS penganiayaan yang dialami Audrey menjadi tamparan keras bagi banyak pihak. Kasus tersebut juga menyadarkan kita akan pentingnya mendidik dan memberikan perhatian kepada anak-anak di masa remajanya.
Siswi SMP yang masih berusia 14 tahun itu kini tengah dirawat di rumah sakit usai dikeroyok 12 orang siswi SMA. Audrey menjadi korban penganiayaan yang diduga dipicu oleh masalah percintaan.
Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi tidak memungkiri bahwa cinta memang bisa membuat seseorang menjadi tidak realistis, khususnya anak remaja. Namun, hal ini juga tergantung pada pribadi setiap individu.
"Biasanya anak remaja lebih tidak menggunakan logika dalam hal ini, sehingga lebih rentan untuk melakukan hal-hal di luar nalar dibandingkan dengan dewasa," ujar Psikolog Mei saat dihubungi Okezone via pesan singkat, Selasa, 9 April 2019.
Mei mengatakan, sebetulnya cinta dapat menjadi motivasi dan hal-hal yang bermanfaat bagi para remaja. Sementara terkait kasus penganiayaan yang dialami Audrey, ia mengklaim bahwa sang pelaku bisa jadi kurang mendapatkan kasih sayang, perhatian, atau berasal dari keluarga yang 'broken home'.
Bercermin dari kasus tersebut, itulah sebabnya remaja harus dibekali berbagai ilmu pengetahuan. Misalnya ilmu tentang kepercayaan diri.
"Dengan dia menghargai dirinya sendiri, maka dia akan menyayangi dirinya, menempatkan dirinya dengan baik sehingga hal-hal yang merugikan dirinya tentu tidak akan dilakukan, karena dia mencintai dirinya," ungkap Mei.
Kasus ini juga tidak akan terjadi jika sang pelaku mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari keluarganya. Maka dari itu, peran orang tua di sini sangat penting, karena mereka lah yang menjadi ujung tombak bagi anak-anaknya terutama yang baru menginjak masa remaja.
Selain peran orangtua, tugas guru pun tidak kalah pentingnya. Guru yang menjadi orangtua ke dua bagi anak-anak, sudah seyogyanya mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai moral kepada anak didik mereka.
"Saya sendiri setiap kali mengajar mahasiswa, selalu menyelipkan
nilai-nilai kemanusian dan bagaimana kita menjadi pribadi yang baik dan
kuat. Karena tugas saya sebagai dosen bukan hanya mengajarkan mata
kuliah, tapi bagaimana kita menjadi pribadi unggul," pungkas Mei.
Sumber: okezone.com
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau