beauty
Ketombe Tak Mempan Diusir dengan Shampo? Ini Penyebabnya
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 14 Jun 2026 18:05
JAKARTA - Sudah rutin keramas tetapi ketombe tetap muncul dan bahkan semakin membandel? Kondisi ini ternyata tidak selalu disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan rambut. Dalam beberapa kasus, jenis sampo yang digunakan justru dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala dan memperparah masalah ketombe.
Ketombe yang muncul dalam bentuk serpihan besar, disertai rasa gatal, kemerahan, hingga iritasi tentu dapat mengganggu kenyamanan. Banyak orang mengandalkan sampo untuk mengatasinya, tetapi tidak semua produk bekerja dengan cara yang sama.
Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, dalam unggahan di akun Instagramnya menjelaskan bahwa salah satu penyebab ketombe sulit hilang bisa berasal dari kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang terdapat pada sebagian sampo.
Menurut dr. Cecep, SLS memang efektif membersihkan kulit kepala dan rambut. Namun, bahan tersebut juga dapat mengangkat minyak alami rambut secara berlebihan sehingga kulit kepala merespons dengan memproduksi lebih banyak minyak.
“Nah, bisa jadi sampo yang biasa kita pakai masih mengandung SLS. SLS ini memang untuk membersihkan, tapi karena mengangkat minyak alami terlalu kuat, kelenjar di kulit kepala malah merespons dengan produksi minyak berlebih,” kata dr. Cecep.
Efek Sampo
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat membuat kulit kepala menjadi kering, lebih mudah mengalami iritasi, sekaligus menyebabkan rambut cepat lepek.
Karena itu, dr. Cecep menyarankan penggunaan sampo non-SLS yang mengandung Piroctone Olamine, yakni bahan antijamur yang kerap digunakan untuk membantu mengendalikan ketombe.
“Efeknya selain bikin kulit kepala kering dan rentan iritasi, rambut juga jadi lebih gampang lepek. Makanya coba beralih ke sampo non-SLS dengan Piroctone Olamine. Kandungan antijamur ini lebih ampuh mengontrol ketombe, tetapi tetap bekerja lembut di kulit kepala,” ujarnya.
Selain dinilai lebih ramah bagi kulit kepala sensitif, penggunaan sampo non-SLS juga disebut dapat menjadi alternatif bagi mereka yang mengalami masalah ketombe berulang.
Meski demikian, dr. Cecep mengingatkan bahwa ketombe yang tidak kunjung membaik sebaiknya diperiksakan ke dokter. Pasalnya, keluhan tersebut bisa saja berkaitan dengan kondisi kulit kepala lain, seperti dermatitis seboroik, psoriasis, atau infeksi jamur yang memerlukan penanganan khusus.
“Jadi kalau masalah ketombe tidak membaik juga, yuk mulai upgrade sampo ke non-SLS,” pungkas dr. Cecep.