Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Mencicipi Lamang Tapai, si Hitam yang Menggoda dari Sumatera Barat

Makanan

Mencicipi Lamang Tapai, si Hitam yang Menggoda dari Sumatera Barat

Kamis, 16 Mei 2019 08:48
okezone.com
Lamang tapai

Lamang tapai (lemang tape) merupakan ciri khas dari Sumatera Barat, biasanya saat Ramadan ini banyak dijual di pasar takjil Pabukoan yang tersebar di Kota Padang.

Salah satunya milik Zulkifili (60) yang membuat takjil di Pasar Pabukoan di Pasar Raya Padang, dia menjual lamang tapai ini bersama dengan istrinya. Sementara dia sendiri tinggal di Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.

Ia menjual lamang tapai dengan harga yang juga cukup terjangkau, satu porsi berisi empat potong lamang yang sudah diiris ditambah dengan ketan hitam bersama dengan tapai harganya hanya Rp10 ribu saja anda bisa memboyong ke rumah.

Laman tapai ini terdiri dari tiga macam, satu beras ketan putih dimasak dengan mambu, kemudian beras ketan hitam yang sudah direbus dan tape yang terdiri dari ragi yang sudah dipermentasi kemudian dicapur dengan beras ketan hitam.

Proses pembuatan lamang tapai ini sangat tradisional dan unik. Untuk membuat lamang, Anda memerlukan sebilah ruas bambu muda.

Setelah beras ketan dicuci, beras lalu dimasukkan ke ruas bambu muda yang bagian dalamnya terlebih dahulu dilapisi daun pisang. Kemudian, dituangkan santan ke dalamnya, lalu dibakar. Membakarnya mesti hati-hati agar tidak sampai ruas bambu terbakar.

"Biasanya lamang tapai ini selalu dihidangkan saat resepsi pernikahaan atau pesta adat dan khitanan serta saat bulan puasa. Kalau bulan puasa ini sebagai makan untuk berbuka di rumah," tutur Zulkifli pada Okezone.

Untuk saat ini dia hanya membeli lamang kepada yang memasaknya, sementara tapai dimasak istrinya. "Kita bisa memasak lamang tapi bahannya yang kurang seperti bambu di sini susah kita dapat, makanya kita beli sama orang yang memasak lamang," ucapnya.

Ada dua cara mengonsumsi lamang tapai. Pertama, keduanya diaduk menjadi satu seperti makan kolak. Ketan hitam langsung dicampurkan dengan lamang dan diaduk rata. Cara kedua, dengan mencocolkan lamang yang diiris tipis pada ketan hitam.

Okezone sempat mencicipi laman tapai ini. Rasanya enak dan manis, sedikit ada rasa panas ditenggorakan karena tapai, sekali mencoba langsung ketagihan.


Sumber: okezone.com
Lifestyle
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 16:49

    Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

    Mulia-Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, pada  Minggu (21/06/2026). Kegiatan ini diselenggara

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:06

    7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:05

    PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat

    JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:01

    Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure

    JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:55

    Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter

    JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.