FASHION
Tom Ford Batalkan Jadwal New York Fashion Show
Selasa, 09 Feb 2016 10:27
SATU lagi nama besar di industri fashion yang mengumumkan untuk membatalkan jadwal persentasi dari jadwal fashion week, yaitu Tom Ford.
Tom Ford baru saja mengumumkan akan membatalkan persentasinya di pagelaran New York fashion week yang rencananya akan dilaksanakan minggu depan.
Dijadwalkan semula untuk meluncurkan womenswear A/W 2016 collection. Sang desainer memilih untuk menunda fashion show hingga bulan September mendatang.
Fashion show di bulan September mendatang akan mengadopsi strategi 'see now, buy now' yaitu dimana koleksi-koleksi rancangan yang dipamerkan akan bisa langsung dibeli tepat setelah muncul di panggung runaway.
"Hidup di dalam dunia yang sudah serba semakin cepat, kalau kita terus saja menampilkan koleksi rancangan di waktu 4 bulan sebelum tersedia untuk para pelanggan kita itu sepertinya kurang masuk akal dan bukan ide yang baik," ujar Tom Ford.
"Pelanggan kita ingin koleksi-koleksi yang ditampilkan itu bisa tersedia sesegera mungkin di pasaran. Seperti yang kita tahu sistem penanggalan dari industri fashion sekarang itu tidak berjalan sebagaimana mestinya seperti waktu dulu. Menyediakan sesegera mungkin di butik-butik akan koleksi-koleksi yang kita pamerkan jadi pilihan terbaik untuk menjaga semangat akan ketertarikan dan kepuasan dari para pelanggan serta menaikkan tingkat penjualan," pungkas Tom, seperti dilansir Lifestyle, Selasa (9/2/2016)
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa
Jumlah Korban PHK Capai 43 Ribu Orang, Sektor Ini Paling Banyak Terdampak
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa hingga bulan Juni 2026, terdapat sekitar 43 ribu pekerja formal yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Anwar Sanusi, Kepala Badan
Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 Kali
Pasar modal Indonesia berhasil bangkit kembali sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami tekanan yang cukup hebat dan memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, kondisi pasar mulai p