Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Andra Soni Susur Kali Banten, Bete Nemu Banyak Sampah!

Lingkungan,

Andra Soni Susur Kali Banten, Bete Nemu Banyak Sampah!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 15 Jul 2025 11:49
Detiknews.com
Serang - Gubernur Banten Andra Soni menyusuri Kali Banten atau Sungai Cibanten. Ia bete menemukan banyak sampah dibuang di pinggir sungai.
Susur sungai itu dilakukan pada Selasa (15/7/2025), dimulai dari kali di samping Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Gubernur Andra bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi. Acara ini digelar oleh Komunitas Peduli Sungai Banten, Fesbuk Banten News, dan FAJI.

Setelah mengenakan alat pengaman, Andra mulai menyusuri Sungai Cibanten. Awalnya, sungai di sekitar Gedung Negara bersih, tapi makin ke hilir terlihat sampah makin banyak.

Berbagai jenis sampah terdapat di pinggir kali. Mulai sampah plastik, popok bayi, hingga lemari dibuang di sana.

Di sepanjang sungai, Andra Soni berkomunikasi dengan Budi Rustandi terkait masalah tersebut. Dia meminta Pemerintah Kota Serang menangani masalah sampah.

Sampah-sampah itu tak hanya di pinggir kali, tapi juga menumpuk di tengah sungai. Kondisi tersebut membuat kapal karet yang digunakan tersendat.

Gubernur Banten Andra Soni menyusuri Kali Banten atau Sungai Cibanten, Selasa (15/7/2025). Andra Soni kesal menemukan banyak sampah saat susur sungai. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Susur sungai yang dilakukan Andra selesai di Kidemang, Serang. Perjalanan yang ditempuh sekitar 5 kilometer dalam waktu 1,5 jam.

Setelah menyusuri sungai, Andra mengaku bete melihat sampah-sampah yang dibuang di pinggir sungai oleh masyarakat. Dia pun merasa kesal terhadap kondisi tersebut.

"Setelah mulai mendekati posisi tengah, mulai bete, banyak banget sampah dan di situlah kita lihat bahwa semua jenis sampah ada di situ, kecuali sampah masyarakat," ucapnya.

Andra mengaku akan menghimpun semua aspirasi dan pandangan dari semua pihak. Baik itu dari relawan, pemerintah daerah, maupun Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (Balai C3).

"Nggak usah muluk-muluk, Pak (Wali Kota), nanti apa yang perlu kita tampung, apa saran dan pendapat teman-teman relawan, apa saran-saran OPD teknis. Saran dari Balai C3, setelah itu kita akan memutuskan, siapa mengerjakan apa," katanya.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Lingkungan
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.