Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Siak, Edukasi Warga Agar Tak Buka Lahan dengan Membakar

Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Siak, Edukasi Warga Agar Tak Buka Lahan dengan Membakar

Admin
Kamis, 28 Jul 2022 09:39
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Meski hujan lebat dan angin kencang melanda kabupaten Siak seminggu belakangan, namun tidak menghentikan upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Baik pemerintah, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pihak swasta di berbagai tingkatan tetap melakukan kegiatan bersama.

Polsek Koto Gasib, PT Kimia Tirta Utama (KTU) -Astra Agro Grup dan MPA tetap menggelar patroli terpadu di kampung-kampung rawan Karhutla.

Kegiatan tidak hanya mendeteksi Karhutla, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Bhabinkamtibmas Desa Kuala Gasib, Brigadir Zamri mengatakan, ia telah turun di wilayah tugasnya bersama Asisten Fire Protection dan tim TKTD PT KTU dan MPA setempat sejak Jumat (22/7/2022) kemarin.

Kegiatan yang dilakukan berupa patroli di desa binaan guna memberikan pencegahan Karhutla kepada masyarakat.

“Kita ingatkan agar para petani kita di Kuala Gasib untuk tidak membakar lahannya saat hendak mengolah lahannya masing-masing,” kata dia, Selasa (26/7/2022).

Ia mengimbau masyarakat setempat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang sedang membersihkan lahan dan pekarangan rumah agar menjaga api apabila sedang membakar sampah.


“Kami ingatkan ini supaya tidak terjadi kebakaran. Selain itu juga jangan buang puntung rokok sembarangan,” ujarnya.

Kapolsek Koto Gasib, Iptu Imbang Perdana juga sangat mendukung kegiatan patroli bersama ini.

Ia memberikan apresiasi kepada PT KTU yang aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Koto Gasib.

“Terimakasih atas kerjasama yang dilakukan PT KTU, kita harus tindaklanjuti dari berbagai unsur baik kalangan masyarakat maupun swasta. Karena permasalahan Kathutla bukan semata-mata masalah nasional, tapi sudah menjadi tanggung jawab kita bersama,” terang Kapolsek.

Dalam kegiatan patroli kali ini Bhabinkamtibmas melakukan dialog dengan memberikan himbauan dan pesan Kamtibmas kepada warga masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Tujuannya agar situasi masyarakat tetap aman dan kondusif.

“Pesan dan ajakan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kami sampaikan melalui aksi mendatangi rumah-rumah, kebun dan ladang, tempat berkumpul, bahkan kepada masyarakat desa yang mereka temui dirute patroli mereka,” kata dia.

Administratur PT KTU Hubbal K Sembiring mengatakan, maksud kegiatan patroli terpadu pencegahan Karhutka ini adalah sinergitas para pihak untuk melakukan pemantauan terutama di desa-desa rawan Karhutla.

Tujuannya adalah melakukan deteksi dini pada areal rawan kebakaran, melakukan sosialisasi pencegahan, melakukan pemadaman dini, serta mewujudkan kerjasama dari perusahaan dan pemerintah.

“Masyarakat merupakan mitra dan subjek utama pengelolaan kawasan hutan dan lahan. Partisipasi aktif dan komitmen masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan sebuah ekosistem. Pendekatan kepada masyarakat juga terus diupayakan melalui sosialisasi pencegahan Karhutla yang kami lakukan dengan tim patroli terpadu,” kata dia.

Hubbal memastikan, PT KTU telah menyiapkan dengan sebaik mungkin berbagai macam upaya dan ketersediaan peralatan yang diperlukan untuk pencegahan Karhutla.

“Selain patroli rutin, kami juga membekali diri dengan kesiapan alat pemadam seperti armada Damkar dan drone serta SDM yang memadai,” katanya.

Asisten Fire Protection PT KTU Hendra Novianto menyampaikan, ada tiga poin inti dalam kegiatan yang dilaksanakannya tersebut. Ia memastikan adanya patroli bersama, sosialisasi/himbauan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya Karhutla.

“Kemudian juga ada broadcast message sehingga masyarakat bisa lebih aware akan kebakaran hutan dan lahan,” kata dia.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.