Sabtu, 09 Mei 2026
- Home
- Lingkungan
- Pedagang Takjil Banyak Berjualan Dipinggir Jalan, Pemkab Kuansing Riau Akhirnya Mengalah
Pedagang Takjil Banyak Berjualan Dipinggir Jalan, Pemkab Kuansing Riau Akhirnya Mengalah
admin
Rabu, 29 Apr 2020 13:37
TELUK KUANTAN - Niatan Pemkab Kuansing agar pedagang takjil tidak berjualan secara langsung di jalanan, tidak terwujud.
Sebab setiap sore, pedagang takjil marak menjual dagangannya di pinggir jalan.
Melihat kondisi dilapangan yang tidak sesuai keinginan, Pemkab Kuansing melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopdagrin) akhirnya mengalah.
"Kita mengalah," kata kepala Diskopdagrin Kuansing Drs Azhar MM, Rabu (29/4/2020).
Banyaknya pedagang takjil di Teluk Kuantan - ibu kota kabupaten Kuantan Singingi - bisa dilihat terutama di jalan Sudirman dan Ahmad Yani di kota Teluk Kuantan. Setiap sore, banyak warga membuka lapak berjualan takjil.
Terutama di Jalan Sudirman, bahkan bisa menimbulkan kemacetan. Sebab banyak warga yang datang untuk mencari makanan berbuka puasa.
Awalnya Diskopdagrin Kuansing melarang berjualan di jalanan. Penyebabnya, pandemi Covid-19 yang masih mewabah saat ini. Sehingga protokol covid-19 diterapkan Pemkab Kuansing untuk pasar ramadhan ini.
Biasanya, saban tahunnya, Pemkab Kuansing memfasilitasi pasar ramadhan di taman jalur. Seluruh pedagang takjil berjualan ditempat tersebut. Namun karena Covid-19, tahun ini Pemkab Kuansing tidak memfasilitasi lagi.
Gantinya, Pemkab Kuansing menginisiasi penjualan secara online. Menggandeng Ku Antar - aplikasi ojek online lokal di Kuansing, pasar ramadhan diterapkan secara online. Hingga Selasa (28/4/2020), sudah ada 20 pedagang yang mendaftar di pasar ramadhan online tersebut.
"Tapi tetap juga mereka jualan di pinggir jalan," kata Azhar.
Ia pun mengakui kalau target pihaknya tidak tercapai. Sehingga pihaknya pun mengalah.
"Memang ngak tercapai. Makanya kita akan atur lagi mereka (pedagang) kembali ke tempat lama," katanya.
Sumber: tribunpekanbaru.com
komentar Pembaca