Jumat, 17 Apr 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Warga Cemas, Gerombolan Gajah Kuasai Perkebunan di Desa Gunung Sahilan, Kampar Riau

Warga Cemas, Gerombolan Gajah Kuasai Perkebunan di Desa Gunung Sahilan, Kampar Riau

admin
Jumat, 08 Mei 2020 15:56
Bekas tapak gajah terlihat di sekitar areal kebun warga di Desa Gunung Sahilan, Kampar Riau
BANGKINANG - Gerombolan gajah liar masuk ke kebun warga di Dusun Pancuran Gading Desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Riau.

Kawanan gajah ini diduga berasal dari Taman Nasional Teso Nilo.

Kehadiran para gajah liar ini sempat membuat warga khawatir karena hampir memasuki daerah pemukiman, Kamis (7/5/2020).

Didapati kabar bahwa kawanan gajah liar ini semenjak sepekan terakhir sudah berkeliaraan.

Kepala Dusun (Kadus) Pancuran Gading, Ayub menuturkan, ada beberapa ekor gajah sudah ditemui selama sepekan ini oleh warga masuk ke daerah perkebunan warga.

Sementara ini masyarakat hanya berupaya menghalau ke hutan saat ada gajah liar yang masuk.

"Banyak masyarakat dusun mengeluhkan masuknya kawanan gajah dikhawatirkan akan merusak perkebunan warga," ungkapnya, Jumat (8/5/2020).

Masyarakat di Desa Gunung Sahilan diketahui sebagian besar bermata pencaharian dari sektor perkebunan sawit.

Kadus Ayub menuturkan daerah Dusun Pancuran Gading berbatasan langsung dengan Sungai Teso yang tak jauh dari kawasan Taman Nasional Teso Nilo.

Letak dusun ini jadi kerap didatangi kawanan hewan liar seperti gajah dari hutan.

Ayub berharap kondisi ada solusi dari pemerintah atau pihak terkait.

Ia menuturkan, kondisi ini kerap membuat warga resah, resah rumah tempat tinggal diganggu kawanan hewan liar dan juga perkebunan mereka dirusak.

Ayub mengatakan, terkait kejadian adanya gajah masuk kedaerah perkebunan dan pemukiman warga sudah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Kita berharap ada tanggapan dari BKSDA memberikan solusi," harap Ayub.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.