Nasional
Cerita Pangkostrad soal Penjemputan Empat Sandera Abu Sayyaf
Sabtu, 14 Mei 2016 10:05
JAKARTA - Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi mengaku telah melakukan operasi untuk pembebasan empat sandera kelompok militan Abu Sayyaf selama sekira tiga hari di perairan perbatasan antara Indonesia dan Fillipina.
"Memang beberapa waktu lalu saya berada di sana, satu bulan. Saya sudah lihat, tiga hari yang lalu saya mendengar perkembangan situasi, saya rapatkan personel, kapal, ada lima kapal perang yang stand by di Tarakan," ujar Letjen Edy ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat 13 Mei 2016.
Edy juga menceritakan selama sekira tiga hari dirinya dan pasukan dari TNI telah melakukan operasi di wilayah perbatasan hingga memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Filipina.
"Saya H min 3 dari sekarang, sudah masuk ke perbatasan Filipina, saya sudah masuk ke ZEE Filipina, saya masuk sampai ke perairan Pulau Data, di depan Pulau Zulu, saya masuk 12 mil Pulau Data," tutur Edy.
Selama berada di perbatasan antara Indonesia dan Filipina tersebut, Edy menyebut sempat melakukan koordinasi dengan tentara dari Filipina untuk menentukan titik penjemputan para sandera.
"Di sana terjadi komunikasi antara navy Angkatan Laut Filipina dengan kita sehingga ada koordinasi titik temu. Setelah koordinasi kita ambil warga kita yang sudah 25 hari ditawan di Pulau Zulu," ucapnya.
Sekadar diketahui, sebanyak 14 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf selama sekira sebulan telah berhasil dibebaskan dalam dua tahap. Tahapan pertama yakni pembebasan sepuluh sandera pada Minggu, 1 Mei 2016.
Tahapan kedua pembebasan tersebut berhasil dilakukan pada Rabu 11 Mei 2016 dengan jumlah sisa sandera yang sebelumnya masih ditahan yakni sebanyak empat WNI. Pembebasan tersebut diketahui atas bekerjasama dengan banyak pihak, seperti TNI, intelijen, dan pemerintah.(okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri