Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Aksi Persekusi Massa Kaus #2019GantiPresiden Tuai Beragam Kecaman

Nasional

Aksi Persekusi Massa Kaus #2019GantiPresiden Tuai Beragam Kecaman

Selasa, 01 Mei 2018 08:56
okezone.com
Foto: Ibu korban persekusi massa kaus #2019GantiPresiden melapor ke Polda Metro Jaya

JAKARTA - Kasus dugaan persekusi yang dilakukan massa berkaus #2019GantiPresiden terhadap massa berkaus #DiaSibukKerja di area Car Free Day (CFD) Jakarta berujung pada pelaporan ke kepolisian.

Dua korban telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Dia adalah Stedi Repki Watung (36) dan Susi Ferawati. Kasus tersebut menjadi ramai setelah viral di media sosial hingga menuai kecaman. Mulai dari politisi, lembaga negara, hingga pemimpin negeri ini.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno mengecam terjadinya kasus dugaan persekusi tersebut.

"Cara-cara yang teroristik dan intimidatif harus kita lawan, karena merupakan musuh persaudaraan dan persatuan sesama anak bangsa," katanya saat dikonfirmasi Okezone, Senin (30/4/2018).

Dia berharap, siapa pun dan dari pihak manapun, tidak menggunakan cara-cara yang tidak demokratis dan tidak etis dalam menyampaikan pilihannya.

Selain itu, Hendrawan juga berharap masyarakat tidak gampang terhasut dan terprovokasi oleh premanisme politik. "Demokrasi yang kita perjuangkan adalah demokrasi yang damai, inklusif dan berkepribadian bangsa," jelas dia.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bahkan mengimbau agar masyarakat semakin matang dalam berdemokrasi. Sehingga, sebesar apapun perbedaan aspirasi politik yang ada tidak membuat pertikaian.

"Tindakan melecehkan atau merendahkan, apalagi kekerasan terhadap sesama saudara kita, hanya karena perbedaan aspirasi politik praktis sebaiknya betul-betul harus kita hindari," jelas Lukman.

Senada diutarakan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Ia menyesalkan insiden ini, kendati belum melihat langsung. Kalla berujar, kampanye sebelum waktu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebaiknya tidak terjadi.

"Itu tidak boleh pasti. Janganlah terjadi. Katakanlah kampanye belum waktunya, apalagi ada semacam intimidasi kalau benar itu terjadi, saya sendiri tidak lihat ya. Jangan terjadi itu. Ini sulitnya kalau kampanye itu sebelum pemilihan umum. Itu tidak ada aturannya," jelas Kalla.

Sebelumnya, dugaan persekusi ini terkuak setelah viralnya video tersebut di medsos. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu diketahui massa berkaus #2019GantiPresiden melakukan persekusi kepada massa berkaus #DiaSibukKerja.

Padahal, sebelumnya polisi telah mengimbau massa berkaus #DiaSibukKerja untuk tidak menuju bundaran HI lantaran berpotensi rusuh dengan massa #2019GantiPresiden yang telah berada di sana. Imbauan itu juga telah disebar melalui broadcast WhatsApp.

Dalam video itu diketahui persekusi yang dilakukan massa yang memakai kaus #2019GantiPresiden dilakukan dengan menyoraki kelompok massa yang memakai kaus #DiaSibukKerja. Tak sampai di situ, massa berkaus #2019GantiPresiden juga sempat 'menyawer' dengan cara memberikan uang kepada mereka yang memakai kaus #DiaSibukKerja sembari bertanya 'Kamu dibayar berapa sih?'.

Aksi tidak terpuji itu pun berlanjut dengan adanya korban seorang perempuan dengan kaus #DiaSibukKerja. Apalagi, peremuan berkacamata itu tengah membawa anak lelaki yang tampak menangis ketakutan. Kini, pihak-pihak yang mengaku sebagai korban persekusi tersebut telah melapor ke Polda Metro Jaya.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor