Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Bantah Prabowo Ingin Ulang Skenario Venezuela: TKN Halusinasi!

Nasional

BPN Bantah Prabowo Ingin Ulang Skenario Venezuela: TKN Halusinasi!

Rabu, 08 Mei 2019 09:04
Foto: Andre Rosiade (dok. pribadi)
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah tudingan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin yang menilai undangan kepada media asing bertemu sang capres untuk mengulang skenario Venezuela. BPN menyebut TKN tengah berhalusinasi.

"Saya rasa TKN berhalusinasi ya dengan membayangkan Pak Prabowo akan mengulang skenario Venezuela," ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (7/5/2019).

Andre menjelaskan, undangan kepada media asing itu tak lebih karena Prabowo ingin menyampaikan perihal adanya kecurangan-kecurangan yang terstruktur, masif, dan sistematik (TMS) dalam Pemilu 2019. Prabowo, kata dia, ingin mengungkapkan kepada dunia bahwa Pemilu 2019 tidak berjalan jujur dan adil.

"Yang ada itu Pak Prabowo mengundang media asing untuk menyampaikan bahwa ini lho kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pasangan 01. Bahwa kecurangan ini jangan disederhana, seakan-akan proses pemilu ini jurdil, karena hanya proses di TPS," katanya.

"Jadi Pak Prabowo mengundang media asing ini untuk menyampaikan bahwa ini lho kecurangan-kecurangan yang TSMB dan saya pastikan langkah-langkah yang kami lakukan konstitusional," imbuh Andre.

Politikus Gerindra itu pun menegaskan, tak ada niatan dari Prabowo maupun BPN untuk melakukan tindakan-tindakan di luar konstitusi. Andre menegaskan Prabowo tetap akan mengambil langkah yang sesuai konstitusional terkait adanya kecurangan pada Pemilu 2019 ini.

"Kami sudah mengumpulkan data-data kecurangan ini dan akan segera menyampaikan ini ke Bawaslu. Jadi saya rasa ini pernyataan Bang Ace halusinasi yang sengaja disampaikan untuk menakut-nakuti rakyat, untuk memberikan rasa ketakutan publik. Jadi seolah-olah kalau orang menyampaikan kecurangan itu dituduh kudeta, ingin people power. Kecurangan itu harus segera diungkap. Dan kami masih menunggu rezim ini untuk membentuk tim pencari fakta bersama-sama," tuturnya.

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma'ruf menanggapi pertemuan capres Prabowo Subianto dengan media asing. TKN menilai undangan media asing bertemu Prabowo untuk mengulang skenario Venezuela.

"Dengan mengundang media asing, Prabowo dan BPN semakin kuat dugaan skenario 02 untuk mengulang skenario Venezuela dengan mobilisasi massa menentang Presiden terpilih dan selanjutnya mengundang keterlibatan asing dalam masalah dalam negeri," kata Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (7/5).

"Ini jelas manuver berbahaya bagi kedaulatan nasional dan masa depan demokrasi di negara kita. Indonesia bukan Venezuela. Pak Jokowi menang dalam versi hitung cepat dengan sangat meyakinkan. Ini kemenangan atas hoax dan juga kemenangan atas ancaman otoritarian hidup kembali. Jadi jangan bermimpi Indonesia dibuat seperti Venezuela," sambungnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.