Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo Minta Wiranto Dipecat, TKN Jokowi Tak Sepakat

Nasional

BPN Prabowo Minta Wiranto Dipecat, TKN Jokowi Tak Sepakat

Rabu, 08 Mei 2019 10:47
Foto: Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menko Polhukam Wiranto. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tak sepakat dengan saran itu.

"Saya kira apa yang dilakukan Pak Wiranto itu masih dalam koridor yang tepat," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Rabu (7/5/2019).

Karding menilai gagasan Wiranto membentuk Tim Hukum Nasional untuk mengkaji tokoh yang melanggar hukum pascapemilu itu dalam koridor yang tepat. Menurut dia, rencana itu pasti berdasarkan analisa keamanan yang dilakukan Kementerian Polhukam.

"Justru karena analisis keamanan yang dilakukan Menkopolhukam maka akhir-akhir ini banyak orang memahami Demokrasi bebas mutlak. Banyak orang bertindak di luar koridor hukum. Oleh karena itu, tindakan-tindakan itu berbahaya bagi kelangsungan bangsa dan bernegara. Tindakan menghina, menyampaikan berita bohong, memprovokasi rakyat untuk kepentingan politik tertentu, tentu tidak dibenarkan karena di dalam demokrasi itu hak asasi kita dibatasi oleh hak asasi orang lain. Itulah demokrasi pancasila, itulah negara hukum dan segala tindakan kita harus berdasarkan hukum, berdasarkan aturan kaidah aturan yang ada," tuturnya.

Politikus PKB itu pun menilai rencana Wiranto untuk membentuk Tim Hukum Nasional untuk mengkaji tokoh yang melanggar hukum pascapemilu itu adalah langkah yang harus didukung oleh semua pihak. Apalagi, pasca pemilu ini banyak pihak yang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bersifat provokasi.

"Tindakan menghina atau melawan pemerintah, memprovokasi rakyat itu bukan tindakan yang benar, bukan tindakan yang patut, bukan tindakan demokrasi, tapi itu adalah tindakan anarki yang berbahaya bagi bangsa. Oleh karena itu harus diambil tindakan satu langkah yang diambil Pak Wiranto itu adalah satu langkah yang harus kita dukung. Jangan sampai pasca pemilu ini kita berantem gara-gara provokasi orang yang tidak berdasar data dan fakta," kata Karding.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menko Polhukam Wiranto. Hal ini menyusul rencana Wiranto membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji ucapan tokoh yang melanggar hukum pascapemilu.

"Saya sarankan kepada Pak Jokowi pecat Wiranto sebagai Menko Polhukam karena berbeda dengan semangat dan janji kampanye Pak Jokowi 2014 yang menjamin kebebasan berpendapat," kata juru bicara BPN, Andre Rosiade di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5).


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.