Nasional
BPN Sebut Janji Rp 100 M Tak Mendidik, Relawan Jokowi Sindir Deklarasi Prabowo
Selasa, 30 Apr 2019 10:43
"Itu jawaban normatif yang wajar dan sudah kami duga. Jawaban itu artinya pihak 02 menyadari bahwa berbagai tuduhan kecurangan yang masif dan terstruktur itu tidak ada," kata Ketua Muslim Cyber Army Jokowi, Diki Chandra, kepada wartawan, Senin (29/4/2019) malam.
"Jika BPN tidak mau menanggapi tantangan kami, maka itu artinya pihak mereka selama ini hanya sekadar fitnah saja, yang menjerumuskan anak bangsa pada perpecahan," imbuhnya.
Diki lalu menyinggung deklarasi kemenangan Prabowo yang dilakukan sebelum penetapan dari KPU. Menurutnya, selama ini banyak langkah-langkah dari kubu Prabowo-Sandi yang jauh dari nilai yang mendidik.
"Apa deklarasi dan syukuran kemenangan sebelum waktunya termasuk yang mendidik? Dan mengajak orang untuk mengepung KPU dan Bawaslu juga masuk kategori mendidik? Jadi selama ini begitu banyak langkah dari pihak 02 yang jauh dari nilai mendidik dan menjurus ke melanggar hukum," ungkapnya.
"Soal dana Rp 100 M itu sebetulnya jadi kecil, karena kan iuran dari 17 orang pengusaha. Satu orang pengusaha rata-rata nyumbang hanya Rp 5 M per orang. Rp 5 M itu saat ini bukan angka fantastis. Dan jadi tidak berharga jika dibandingkan dengan manfaat untuk menghentikan polemik yang bisa memecah belah anak bangsa," ucap Diki.
Sebelumnya, 'Aliansi 7 Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin' berjanji akan memberikan uang Rp 100 miliar. Uang tersebut akan diberikan kepada kubu Prabowo-Sandiaga yang bisa membuktikan adanya kecurangan TSM di Pilpres 2019.
Adapun gabungan relawan Jokowi-Ma'ruf yang memberikan pernyataan soal uang tersebut terdiri atas 7 kelompok, yakni Militan 34, Muslim Cyber Army Jokowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahbubiyah KH Manarul Hidayat, Jawara Dukung Jokowi, Sahabat Jokowi, Panca Tunggal Banten, Forum Kajian, dan Fitnah Akhir Zaman. Gabungan relawan ini mengklaim diberi kuasa oleh sejumlah pengusaha muslim sebagai penyedia dana.
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut sayembara itu diadakan oleh orang yang mengecilkan arti demokrasi.
Prabowo Soroti Ketidakpastian Geopolitik: Pertahanan Jaminan Kita Berdaulat
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bicara pentingnya peningkatan kekuatan pertahanan nasional. Ia menegaskan tidak ada kepentingan selain menjaga wilayah kedaulatan RI."Kita harus terus tingkatkan ke
Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Tanpa Izin
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang menjalankan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi pada musim haji 2026.Mengutip Antar
Harga BBM Non Subsidi Naik, Toyota Ungkap Ada Perubahan Perilaku Konsumen
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang diterapkan oleh Pertamina sejak 4 Mei 2026 mulai memberikan dampak signifikan terhadap perilaku konsumen otomotif di Indonesia.Saat ini, masyara
Ketersediaan Energi Terancam, Truk Pengangkut BBM Ilegal Dicegat di Lintas Riau-Sumbar
KUANSING-Rencana penyelewengan bahan bakar minyak jenis solar subsidi yang berpotensi merugikan kuota energi masyarakat berhasil digagalkan. Ratusan jeriken berisi BBM yang seharusnya dinikmati warga
Empat Kecamatan di Kuansing Diterjang Banjir, Sekolah hingga Puskesmas Ikut Terdampak
PEKANBARU-Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sempat terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan. Banjir terjadi selama dua hari, mulai Kamis (14/5/2026) h