Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Sebut Temuan Formulir C1 di Menteng Janggal, TKN: Usut Agar Tak Jadi Fitnah

Nasional

BPN Sebut Temuan Formulir C1 di Menteng Janggal, TKN: Usut Agar Tak Jadi Fitnah

Selasa, 07 Mei 2019 10:00
Detik.com
Foto: Wakil Direktur Kampanye TKN Jokowi-Maruf dan politisi PKB, Daniel Johan
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendesak Bawaslu mengusut tuntas masalah ditemukannya formulir C1 di Menteng, Jakarta Pusat. TKN menilai proses pengusutan harus transparan.

"Penemuan C1 tersebut harus diusut tuntas agar tidak menimbulkan polemik yang tidak perlu di masyarakat. Jika ada temuan-temuan selama proses hingga pasca pemilu, maka kita serahkan ke Bawaslu untuk melakukan tindakan," kata Wakil Direktur Kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel Johan, kepada detikcom, Selasa (7/5/2019).

Daniel menuturkan hasil pemeriksaan temuan itu oleh Bawaslu perlu segera disampaikan ke publik agar tak menimbukan fitnah dan rasa saling curiga. Dia pun mengingatkan agar semua pihak menyelesaikan ini dengan kepala dingin, mengingat bulan ini adalah Bulan Ramadhan.

"Bawaslu harus transparan kepada publik sehingga tidak menimbulkan fitnah-fitnah dan saling curiga. Apalagi saat ini, di bulan suci Ramadhan, agar sama-sama saling menjaga ketenangan dalam menjalankan ibadah," ucap Daniel.

Sebelumnya Koordinator Advokasi Seknas Prabowo-Sandi, Yupen Hadi, mengaku sudah bertanya ke Bawaslu Jakarta Pusat terkait pengamanan ribuan formulir C1 ini. Menurut Yupen, ada 'skenario' yang sedang dimainkan untuk memojokan kubunya. Dia heran mengapa polisi ikut memeriksa isi mobil saat merazia mobil yang membawa ribuan formulir C1 itu.

"Ini ada orang yang sedang mencoba membuat skenario yang luar biasa. Bagaimana polisi bisa nangkep-nangkep, itu pertanyaanya. Kok kalau razia kenapa harus periksa-periksa mobil, nggak surat-suratnya aja. Kemudian begitu ketemu C1 kenapa langsung otaknya langsung investigatif, langsung berpikir pasti ada sesuatu yg salah dengan C1 ini, maka kita harus ambil kita harus lapor Bawaslu," ungkapnya.

Penemuan ribuan formulir C1 ini berawal dari operasi lalu lintas yang dilakukan Polres Jakpus pada Sabtu (4/5). Sebuah mobil disetop di Jl Besuki, Menteng kemudian ditemukan 2 kardus di bagasinya. Kardus itu ternyata berisi ribuan formulir C1. Kardus pertama berisi 2.006 formulir C1 sementara kardus kedua berisi 1.761 formulir C1. Ribuan formulir C1 itu berasal dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.

Bawaslu masih memastikan keaslian dari formulir C1 itu. Koordinator Divisi SDM Jakarta Pusat, Roy Sofian Fatra Sinaga, mengatakan isi formulir C1 itu berbeda dengan hasil rekapitulasi di TPS. Tanda tangan saksi di C1 yang ditemukan dengan C1 yang dimiliki KPU juga berbeda. "Misalkan suara 01 100 suara dan 02 50, di C1 yang kita dapatkan 01 50 dan 02 100. Tanda tangan saksi juga berbeda karena kita juga cek berapa TPS lewat KPU berbeda," ungkap Roy.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.