Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bamsoet Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Kasus E-KTP, Apa Alasannya?

Nasional

Bamsoet Tak Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Kasus E-KTP, Apa Alasannya?

Senin, 04 Jun 2018 11:39
Okezone.com
Ketua DPR Bambang Soesatyo

JAKARTA – Nama Bambang Soesatyo alias Bamsoet masuk dalam daftar saksi yang akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini terkait kasus korupsi proyek e-KTP. Tapi, Ketua DPR RI itu menegaskan tak bisa hadir memenuhi panggilan penyidik.

"Saya ingin datang ke sana supaya cepat selesai keterangan apa yang dibutuhkan dari saya, saya akan memberikan seluas-luasnya sejauh yang saya pahami, lihat, dan ketahui," kata Bamsoet di Kompleks Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

"Namun karena benturan dengan berbagai kegiatan kedewanan protokoler seperti hari ini (tidak bisa)," lanjut politikus Partai Golkar itu.

Bamsoet mengaku sudah menyampaikan ketidakhadirannya ke KPK dan meminta untuk dijadwalkan pemanggilan ulang.

"Saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman di KPK dan sudah mengirim surat pagi-pagi untuk minta dijadwalkan kembali. Karena saya harus mengejar waktu yang sangat pendek di DPR ini untuk menyelesaikan tugas-tugas," jelas Bamsoet.

"Mudah-mudahan kawan-kawan di KPK dapat memahami kegiatan ini. Sebagai Ketua DPR tentu saya ingin memberikan contoh bagi masyarakat. Karena seseorang ketika dipanggil wajib untuk hadir baik di KPK, kepolisian, termasuk di DPR."

KPK hari ini menjadwalkan pemeriksaan beberapa anggota DPR. Yang sudah hadir di KPK adalah Melchias Markus Mekeng, Mirwan Amir, Agun Gunandjar Sudarsa, dan Khatibul Umam Wiranu. Sementara Bamsoet belum terlihat.

Mereka diperiksa sebagai saksi kasus e-KTP untuk proses penyidikan Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa penyidik akan memintai keterangan sejumlah anggota dewan terkait aliran dana proyek e-KTP yang merugikan negara Rp2,3 triliun. Selain itu, penyidik juga akan mendalami terkait proses penganggaran proyek e-KTP yang bergulir di DPR.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 15:24

    Polsek Pujud Pasang Police Line di Gubuk di Duga Lokasi Penyalahgunaan Narkotika.

    PUJUD-Polsek Pujud melaksanakan kegiatan patroli dan pengecekan di lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, Minggu (17/5/2026) pagi. Kegiatan ter

  • Senin, 18 Mei 2026 15:16

    Polsek Tanah Putih Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Pemasangan Spanduk Imbauan

    TANAHPUTIH-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk himbauan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di wilayah Ke

  • Senin, 18 Mei 2026 15:13

    Suami Aniaya Istri di Bengkalis di Tangkap Polisi

    BENGKALISâ€" Polsek Mandau Polres Bengkalis pria berinisial Z (46) berhasil diamankan polisi usai diduga menganiaya istrinya sendiri.Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Ai

  • Senin, 18 Mei 2026 15:08

    Dua Pengedar Perusak Saraf di Rupat Utara di Tangkap Polisi

    BENGKALIS-Jajaran Polsek Rupat Utara kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dua pria yang diduga sebagai pengedar sabu ditangkap polisi di Dusun Dokoh, D

  • Senin, 18 Mei 2026 14:54

    Desa Kampung Baru Jadi Pusat Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di Ukui Pelalawan

    PELALAWAN-Semangat mendukung program ketahanan pangan nasional terus digaungkan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Senin (18/5/2026), Polsek Ukui bersama kelompok tani, pemerintah desa, perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.