Senin, 18 Mei 2026

Nasional

DPR : Harga Tiket Pesawat Tak Terkendali

Laporan : Joko Prasetyo
Senin, 04 Jun 2018 15:26

Jakarta-Anggota DPR RI Ihwan Datuk Adam menyesalkan tingginya harga tiket pesawat menjelang lebaran atau perayaan hari Idul Fitri 1439H. Semakin mendekati hari H, maka kenaikan harga tiket pesawat semakib sulit dikendalikan dan nyaris tak ada satu pihak pun mengontrolnya.

"Kemacetan transportasi darat di mana-mana, bukannya berimbas penurunan harga tiket pesawat karena banyak masyarakat mudik dengan jalur darat, " kata Ihwan Datuk  di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Datuk menduga maskapai penerbangan mengambil kesempatan dalam kesempitan dengan menaikkan tiket pesawat yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah penerbangan nasional

Wakil rakyat Senayan dapil Kaltim-Kaltara itu berpendapat meroketnya kenaikan tiket pesawat itu seolah-olah tanpa ada kendali dari pemerintah, dalam hal ini departemen perhubungan. Dia mencontohkan tiket pesawat Jakarta - Surabaya yang biasanya diluar lebaran pp bisa dapat dengan harga kurang dari Rp 1 juta/perorang. Namun sekarang ini bisa menjadi Rp 4 juta/perorang.

"Ini bukan kenaikan tapi main gila, memegang monopoli, lalu menainkan harga seenaknya, " ujar Ihwan.

Datuk mempertanyakan ranggungjawab dan peran Pemerintah, DPR dan media yang hingga hari ini nyaris tanpa ada yang menyorotinya. ada yang menyorotinya. Kenaikan harga tiket pesawat terjadi hampir di seluruh maskapai penerbangan mulai dari termahal Garuda hingga Citilink, Sriwijaya, Air Asia dan Lion. Semua maskapai nyaris sama kompak mengambil kesempatan dalam kesempitan.

"Keadaan ini sangat mencekik masyarakat, seolah-olah seluruh uang THR harus diserahkan kepada maskapai penerbangan, " katanya.

Datuk menegaskan seharusnya dengan sistem penjualan tiket online maka harga tiket pesawat mirip pembelian saham pada bursa saham. Setiap saat harga tiket bisa naik, lalu turun sedikit lalu naik lagi tak terkendali.

Politikus Fraksi Partai Demokrat itu meminta kepada Pemerintah dan DPR untuk menghentikan pratek main gila dari maskapai penerbangan nasional dan menyetop kenaikan tiket agar tidak melampaui 30 persen dari biasanya.

"Jika alasan karena minimnya armada pesawat, maka hendaknya menyewa pesawat asing khusus untuk operasi lebaran agar harga bisa ditekan, " ujarnya.(jok)

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 15:24

    Polsek Pujud Pasang Police Line di Gubuk di Duga Lokasi Penyalahgunaan Narkotika.

    PUJUD-Polsek Pujud melaksanakan kegiatan patroli dan pengecekan di lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, Minggu (17/5/2026) pagi. Kegiatan ter

  • Senin, 18 Mei 2026 15:16

    Polsek Tanah Putih Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Pemasangan Spanduk Imbauan

    TANAHPUTIH-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk himbauan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di wilayah Ke

  • Senin, 18 Mei 2026 15:13

    Suami Aniaya Istri di Bengkalis di Tangkap Polisi

    BENGKALISâ€" Polsek Mandau Polres Bengkalis pria berinisial Z (46) berhasil diamankan polisi usai diduga menganiaya istrinya sendiri.Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Ai

  • Senin, 18 Mei 2026 15:08

    Dua Pengedar Perusak Saraf di Rupat Utara di Tangkap Polisi

    BENGKALIS-Jajaran Polsek Rupat Utara kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dua pria yang diduga sebagai pengedar sabu ditangkap polisi di Dusun Dokoh, D

  • Senin, 18 Mei 2026 14:54

    Desa Kampung Baru Jadi Pusat Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di Ukui Pelalawan

    PELALAWAN-Semangat mendukung program ketahanan pangan nasional terus digaungkan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Senin (18/5/2026), Polsek Ukui bersama kelompok tani, pemerintah desa, perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.