Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Darurat Terorisme, Ansor Serukan #BersamaLawanTeroris

Nasional

Darurat Terorisme, Ansor Serukan #BersamaLawanTeroris

Minggu, 13 Mei 2018 10:52
(Foto: Istimewa)
Tampak salah satu Korban Bom di Surabaya Minggu (13/05) seorang anggota Polisi
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mengutuk keras bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, di Ngagel, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Ledakan bom juga terjadi di Gereja GKI Jalan Diponegoro dan di salah satu gereja di Jalan Arjono. Aksi bom bunuh diri di tengah jemaat tengah beribadah merupakan perbuatan keji dan tidak beradab.

"Kami mengutuk keras tindakan keji, biadab, dan tidak berperikemanusian tersebut. Apalagi dilakukan di saat jemaat tengah beribadah," tegas Yaqut, Minggu (13/5/2018).

Baca: Korban Tewas Ledakan Bom di Surabaya Bertambah Menjadi 8 Orang dan 38 Luka-luka


Yaqut meminta aparat kepolisian segera menangani kasus ini, terutama jemaat atau masyarakat yang menjadi korban, baik meninggal maupun luka-luka. Selanjutnya pihaknya meminta Polri mengusut cepat kasus bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela dan melakukan langkah-langkah taktis terkait peristiwa ini.

"Kami minta aparat bertindak cepat untuk menangani kasus ini, memberikan jaminan keamanan dan rasa aman kepada masyarakat. Kami mendukung langkah tegas polisi dalam menangani aksi terorisme karena perbuatan mereka keji," Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Menurut Gus Yaqut, aksi bom bunuh diri tersebut diduga kuat merupakan aksi lone wolf, jaringan atau sel terputus teroris. Yang menarik, masih kata Gus Yaqut, ada fenomena aksi lone wolf ini dilakukan kaum perempuan.

"Mereka terpapar radikalisme dan terorisme dari media sosial. Mereka bergerak sendiri, meski berbaiat dengan kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Sebab itu mereka bisa membuat bom dan taktis dalam bergerak. Mereka akan terus melakukan teror. Saya melihat ini sudah darurat terorisme. Kejadian demi kejadian terus terjadi," terangnya.

Gus Yaqut mengatakan, apa yang dilakukan tersebut dimaksudkan untuk melakukan teror kepada aparat dan masyarakat, terutama pascaperistiwa di Mako Brimob. Mereka memanfaatkan momentum peristiwa Mako Brimob (tribunnews.com/jon)

Melihat kondisi ini Gus Yaqut meminta masyarakat untuk tenang. Serahkan semua kepada aparat kepolisian. "Tidak perlu takut, namun tetap waspada. Ayo, #BersamaLawanTeroris," pungkasnya.


nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • Rabu, 24 Des 2025 18:05

    Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026

    JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr

  • Rabu, 24 Des 2025 11:00

    Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.