Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • FPI Tuding Pihak yang Tolak Perpanjangan Izinnya Pendukung 01

Nasional

FPI Tuding Pihak yang Tolak Perpanjangan Izinnya Pendukung 01

Kamis, 09 Mei 2019 15:34
Detik.com
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) menduga pendukung petisi online yang meminta Kemendagri menolak perpanjangan izin ormas FPI merupakan pendukung paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. FPI menilai persoalan perpanjangan izin ormas ini bernuansa politis.

"Kalau saya punya dugaan yang menolak itu yang mendukung 01, jadi ini menjadi politis, bukan alasan yuridis yang masuk akal," kata Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro, saat dihubungi, Kamis (9/5/2019).

Sugito mengatakan perbedaan pendapat dalam sistem demokrasi merupakan hal yang wajar. Menurut dia, setiap keputusan harus didasari dengan argumen yang jelas.

"Tetapi mengenai diperpanjang atau tidak diperpanjang, itu adalah domain kementerian dalam negeri. Tetapi tentunya harus ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Ini memang layak diperpanjang atau ini tidak layak diperpanjang," ujar Sugito.

Dia menegaskan FPI selalu mengadakan kegiatan yang sesuai dengan aturan hukum. Bagi Sugito, orang-orang yang menolak keberadaan FPI itu merupakan pihak-pihak yang menganggap organisasi pimpinan Habib Rizieq Syihab itu tidak sejalan dengan kekuasaan.

"Setahu saya FPI tetap NKRI, FPI tetap Pancasilais, FPI selama ini melakukan kegiatan sesuai dengan koridor hukum. Jadi siapapun, yang menolak itu yang merasa tidak sejalan, karena dianggap FPI tidak sejalan apa yang diinginkan oleh kekuasan," ujar dia.

Dilihat detikcom pada pukul 14.58 WIB, ada 274.872 yang meneken petisi online yang menolak izin FPI diperpanjang. Petisi ini seseorang yang mengatasnamakan Ira Bisyir.

Kini muncul juga petisi tandingan yang mendukung FPI. Ada 85.290 orang yang meneken petisi mendukung FPI tetap eksis. Petisi ini dibuat oleh seseorang bernama Imam Kamaludin.

Dia juga menyertakan alasan FPI harus tetap eksis. Salah satu di antaranya kontribusi FPI dalam membantu korban bencana alam di Indonesia.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.