Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fadli Bilang Demo 22 Mei Ditakuti Isu Bom, TKN: Kalau Kejadian Tanggung Jawab!

Nasional

Fadli Bilang Demo 22 Mei Ditakuti Isu Bom, TKN: Kalau Kejadian Tanggung Jawab!

Senin, 20 Mei 2019 09:52
Detik.com
Foto: Irma Suryani Chaniago.
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai pihak yang ingin demo pada 22 Mei 2019 ditakut-takuti isu adanya teror bom. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta Fadli bertanggung jawab jika teror tersebut benar terjadi.

"Nanti kalau benar ada yang menunggangi dan kejadian, dia harus tanggung jawab! Jangan kemudian enak aja seperti selama ini 'minta maaf' dan ngeles," kata juru bicara TKN Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Menurut Irma, Fadli justru menjadi pihak yang melakukan provokasi dengan mengatakan ada kecurangan tetapi tidak bisa membuktikan. Irma meminta Fadli sadar dan tidak menggadaikan persatuan demi syahwat politik.

"Sadar bro, jangan gadaikan persatuan dan kesatuan bangsa hanya demi syahwat politik yang berlebihan. Akibatnya begitu kalah malah malu, karena malu lalu bikin narasi curang," ujar Irma.

"Main main dengan politik praktis yang berisiko besar dengan mengabaikan fakta hukum. Kalau punya bukti tinggal lapor Bawaslu dan ajukan ke MK. Kalau nggak punya bukti, ya jangan maksa! Siapa elu?" imbuhnya.

Terkait dengan peringatan polisi tentang adanya dugaan aksi teror bom pada aksi 22 Mei mendatang, Irma meminta hal itu tidak diabaikan. Menurutnya, kaum radikal akan memanfaatkan momen aksi untuk melancarkan aksinya.

"Sangat tidak boleh (diabaikan). Kaum radikal pasti akan memanfaatkan momen ini untuk bikin rusuh. Saat aman saja mereka aksi, apa lagi saat ada masalah, pasti mereka tunggangi," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai ada intimidasi terhadap rencana sejumlah pihak yang ingin menggelar demonstrasi pada 22 Mei 2019. Salah satunya, kata Fadli, pihak yang ingin demo itu ditakut-takuti isu adanya teror bom.

"Hak rakyat untuk menyatakan pendapat, misalnya memprotes kecurangan Pemilu, bahkan bukan hanya telah dihalang-halangi, tapi mengalami intimidasi sedemikian rupa. Ancaman itu selain terlontar dari sejumlah menteri juga aparat kepolisian. Terakhir bahkan masyarakat yang ingin memprotes kecurangan Pemilu pada 22 Mei nanti ditakut-takuti dengan kemungkinan adanya aksi teror bom oleh teroris. Selain itu, ada sweeping, razia, dan pencegahan masyarakat yang akan datang ke Jakarta," kata Fadli kepada wartawan, Minggu (19/5/2019).

Komentar Fadli kemudian ditanggapi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Dedi menegaskan isu terorisme menunggapi aksi 22 Mei benar adanya. Dia pun memaparkan data penangkapan sejumlah teroris oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

"Ini fakta dan bukti sangat kuat kalau mereka akan menyerang kumpulan massa dalam jumlah yang besar," kata Dedi.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.