Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fahri Terima Perwakilan Dokter, Bahas Kecurigaan Petugas KPPS Meninggal

Nasional

Fahri Terima Perwakilan Dokter, Bahas Kecurigaan Petugas KPPS Meninggal

Senin, 06 Mei 2019 15:02
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menerima perwakilan sejumlah dokter. Pertemuan membahas soal ratusan petugas KPPS Pemilu 2019 yang meninggal dunia.

Pertemuan digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2019). Fahri menaruh curiga terhadap penyebab meninggalnya ratusan petugas KPPS.

"Mereka melaporkan beberapa temuan, saya tertarik karena dokter-dokter dari berbagai keahlian yang hadir. Saya kira sebaiknya pemerintah terbuka dengan apa yang terjadi, terutama KPU. Dibuka saja masalahnya apa dan investigasi terhadap korban. Itu harus dilakukan satu per satu, jangan membuat generalisasi lalu ada uang tutup mulut," ujar Fahri.

Ia mengatakan sejumlah dokter yang hadir hari ini telah melakukan investigasi terhadap kematian petugas KPPS. Menurut Fahri, beberapa hasil investigasi mengungkap adanya kemungkinan kematian disebabkan racun.

"Beberapa investigasi yang mereka lakukan itu cukup mengagetkan, karena modus dari meninggalnya juga sebagiannya ada kemungkinan adanya racun. Kira-kira begitu," ucapnya.

Fahri meminta pemerintah tidak diam saja. Dia menduga ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi dari peristiwa kematian ratusan petugas KPPS ini.

"Pertama, dianggap remeh. Kedua, ada yang ditutupi. Ketiga, dugaan saya, ada modus berbahaya yang harus diungkap. (Ada) 540 orang yang saya dengar tadi, ribuan masuk rumah sakit, masa nggak ada sebabnya?" ujar Fahri.

Salah satu dokter yang hadir, dr Ani Hasibuan, mengaku telah melakukan investigasi terhadap kematian petugas KPPS di Yogyakarta. Ani mengatakan mendatangi rumah keluarga KPPS meninggal dan rumah sakit.

Namun, dia enggan memerinci hasil temuannya. Ani berharap kematian ratusan petugas KPPS ini tidak diabaikan pemerintah.

"Kita kan belum tahu yang sekarang. Yang jelas ada kematian dan kematiannya banyak. Kemudian ditambah dengan orang sakit yang banyak dalam momen-momen yang mirip, yaitu momen pemilu," ujarnya.

"Apakah bener kejadian ini karena kecapekan? Bener nggak? Harus dilakukan investigasi supaya tidak diabaikan," imbuh Ani.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.