Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Gelombang Panas Landa Eropa, Pakar UGM Ingatkan Pentingnya Mitigasi

Nasional,

Gelombang Panas Landa Eropa, Pakar UGM Ingatkan Pentingnya Mitigasi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 16 Jul 2025 09:13
Berita satu.com
Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa dalam 10 hari terakhir telah menewaskan sedikitnya 2.300 jiwa di 12 kota besar. Fenomena ini tidak lagi bisa dianggap sebagai cuaca musiman, melainkan sebagai alarm krisis iklim global yang kini tengah berlangsung.

Menurut data para peneliti, aktivitas manusia telah menyebabkan kenaikan suhu rata-rata global hingga 4 derajat celcius, yang memperparah intensitas, durasi, dan sebaran gelombang panas di berbagai belahan dunia.

Menanggapi kondisi tersebut, Djaka Marwasta yang merupakan pakar geografi lingkungan dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), menegaskan, peningkatan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) menjadi pemicu utama dari perubahan iklim ekstrem saat ini.

“Emisi gas rumah kaca adalah pemicu utama perubahan iklim yang kini memuncak di berbagai negara,” ujar Djaka pada Selasa (15/7/2025).

Djaka mengingatkan, kelompok lanjut usia (lansia) merupakan kelompok paling rentan terhadap dampak suhu ekstrem.

“Di Eropa, proporsi lansia sangat besar, sehingga dampaknya sangat terasa. Namun, di Indonesia pun jumlah populasi lansia cukup banyak dan perlu perhatian khusus,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya evakuasi lansia ke lokasi yang lebih aman saat gelombang panas terjadi, serta perlunya mitigasi iklim yang sistematis dan terencana.

Selain itu, Djaka juga menyoroti pentingnya edukasi publik secara luas terkait isu gelombang panas dan perubahan iklim.

“Literasi mengenai gelombang panas dan perubahan iklim harus dilakukan secara masif melalui berbagai media, agar menjangkau semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Djaka menyerukan akselerasi kebijakan berkelanjutan dan mendorong peran aktif generasi muda.

“Kita butuh kebijakan yang bukan hanya reaktif, tetapi juga struktural dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Generasi muda harus membangun pola pikir dan pola tindakan yang berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.

Melihat tren pemanasan global yang makin nyata, Djaka mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari individu, komunitas, hingga pemerintah, untuk bekerja sama dalam mengatasi krisis ini.

“Krisis iklim adalah tanggung jawab bersama. Gelombang panas hanyalah salah satu peringatan awal,” tutupnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.