Gudang Pengoplosan Gas Digerebek, 1.323 Tabung Diamankan
Senin, 22 Feb 2016 11:44
BOGOR–Kepolisian Sektor Rumpin Polres Bogor menggerebek gudang pengoplosan gas di kawasan Kampung Pasir Jeruk, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada Minggu 21 Februari.
Dari penggerebekan tersebut, lima pelaku berhasil diamankan polisi, yaitu yakni Maman (36), Iip (33), Zainal (43), Mus (44) dan Agus (36). Polisi juga mengamankan barang bukti sebanyak 1.323 tabung gas elpiji berbagai ukuran dan sejumlah alat pengoplos.
Kapolsek Rumpin, Kompol Parmin mengungkapkan, penggerebekan gudang pengoplos gas itu berdasarkan penyelidikan yang dilakukan petugas Polesk Rumpin dalam sepekan terakhir.
Setelah meyakini ada aktivitas ilegal tersebut, Polsek Rumpin menggerebek di lima gudang dari lima pemilik yang berbeda sekira pukul 21.30 WIB kemarin.
"Saat penggerebekan, anggota polsek mendapatkan perlawanan dari warga sekitar. Namun, setelah meminta bantuan dari jajaran Polres Bogor, petugas berhasil menggerebek gudang dan mengamankan lima pemilik berikut barang buktinya," katanya, Senin (22/2/2016).
Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa 1.323 tabung gas, terdiri atas tabung gas ukuran 3 kilogram (kg), 12 kg, dan 50 kg.
Parmin mengemukakan, para tersangka melakukan kegiatan memindahkan isi gas bersubsidi tabung 3 kg ke gas nonsubsidi ukuran 12 kg dan 50 kg. Diduga itu dilakukan untuk kebutuhan industri secara ilegal.
"Para pelaku mengambil gas bersubsidi atau 3 kg dari pengecer di sekitar Rumpin. Selanjutnya, mereka suling ke tabung gas nonsubsidi. Gas tersebut dijual ke rumah industri atau rumah makan di wilayah Tangerang Selatan," tuturnya.
Para tersangka nantinya dijerat Pasal 53 UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak Gas (Migas) dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
"Sekarang penyidikannya akan dilanjutkan di Polres Bogor. Polisi juga masih periksa pelaku untuk mengetahui jaringan dan pemodal bisnis ilegal ini," tuturnya.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta