Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ini Arahan Presiden Jokowi Pada Pj Bupati Kampar dan Pj Kada Lain yang Dipanggil ke Istana

Ini Arahan Presiden Jokowi Pada Pj Bupati Kampar dan Pj Kada Lain yang Dipanggil ke Istana

Admin
Kamis, 09 Jun 2022 09:24
pekanbaru.tribunnews.com

KAMPAR - Penjabat Bupati Kampar, Kamsol dipanggil ke Instana Negara, Selasa (7/6/2022) pagi dan mendapat arahan dari Presiden Jokowi.

Undangan menghadap Presiden Joko Widodo ini kurang dari pekan setelah dilantik.

Kamsol datang ke Istana Negara mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) warna khaki.

Ia tiba di istana bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kampar, Yuricho Efril dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah, Irwan AR.

Pendamping tidak ikut masuk ke ruang pertemuan dengan kepala negara itu. Pihak istana hanya mengizinkan Kepala Daerah untuk bertemu langsung Presiden.

Ada 48 Penjabat Kepala Daerah (Pj. Kada) yang diundang dalam pertemuan itu.

Tetapi yang hadir secara langsung ke istana ada 31 Pj. Gubernur dan Pj. Bupati/Wali Kota.

Pj. Wali Kota Pekanbaru, Muflihun juga hadir secara langsung.

Selebihnya secara daring di tempat masing-masing.


Kamsol menyebutkan beberapa arahan penting dari Jokowi dalam pertemuan virtual itu.

Salah satunya netralitas Pj. Kepala Daerah dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

"Penjabat kepala daerah harus netral tidak boleh ikut politik praktis," tandasnya.

Menurut dia, Presiden meminta agar Pemilu harus benar-benar dipersiapkan.

Baik pendanaan maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Tak terkecuali data pemilih diminta agar jangan sampai menjadi kendala.

Ia mengatakan, Pj. Kada diingatkan soal penyerapan APBD untuk pemulihan ekonomi.

Indonesia akan menghadapi masa sulit pascapandemi Covid-19 selama dua tahun.

Pemerintah dihadapkan dengan pemulihan ekonomi dari keterpurukan.

Berkenaan dengan proyek pemerintah yang terbengkalai, Kamsol mencatat arahan Jokowi, agar diselesaikan. Keuangan daerah mesti dimanfaatkan untuk proyek yang belum selesai.

Lanjut dia, Presiden juga menekankan penggunaan produk dalam negeri yang baru terealisasi 22 perseb. Menurut dia, Jokowi meminta minimal 40 persen untuk menumbuhtingkatkan ekonomi masyarakat.

Kamsol menambahkan, gagal tumbuh anak karena kekurangan gizi (stunting) juga turut menjadi perhatian Presiden. Ia mengatakan, program percepatan menurunkan angka dan mencegah stunting harus digesa.

"Bapak Presiden berpesan, tidak perlu makanan mewah. Cukup konsumsi makanan lokal bergizi tinggi yang banyak tersedia di daerah kita," katanya.

Terhadap arahan Presiden soal peningkatan ekonomi, Kamsol mengaku, Pemkab Kampar telah memulainya. Menurut dia, menggarap lahan tidur dan persawahan terlantar seperti yang dicontohkan Presiden, sudah dimulai di Kampar.

"Lahan kosong kosong ditanami dengan tanaman produktif yang bisa dikonsumsi masyarakat," katanya. Ia mengatakan, Pemkab Kampar berupaya menjalin kerjasama dengan instansi dan lembaga terkait di pusat untuk menggali potensi terutama komoditi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.