Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ini Kronologis Tewasnya Jamaah Haji dalam Tragedi Mina

Ini Kronologis Tewasnya Jamaah Haji dalam Tragedi Mina

Jumat, 25 Sep 2015 10:28
AP
ilustrasi

MINA – Meski belum diumumkan secara resmi, satu korban asal Kabupaten Probolinggo dipastikan bernama Sumaniro. Hal tersebut diungkapkan Ketua Rombongan (Karom) kloter 48 Surabaya, Mugi Suryojaya yang mengaku melihat langsung, korban tewas dalam tragedi Mina.

"Kami berangkat melempar jumrah dari Mina Jadid. Sesampai di Jalan 204 Arab, sebelum jembatan, tampak jamaah menumpuk dari dua arah. Lokasinya setelah pasar. Saya melihat langsung Pak Niro meninggal dalam peristiwa itu," kata Mugi Suryojaya, beberapa waktu lalu.

Di Media Center Haji (MCH) di Mina, Mugi menjelaskan, saat itu jamaah yang mau masuk bertemu dengan jamaah yang akan ke luar di jalan tersebut. "Kami terhimpit, kebanyakan kepanasan dan akhirnya korban berjatuhan. Salah satu korban yang meninggal merupakan anggota rombongan saya," katanya.

Ia merinci nama jamaahnya adalah Niro dari Probolinggo. Saat di lokasi kejadian, dia lepas dari dirinya. "Beberapa saat kemudian, saya lihat digotong sama askar (petugas Arab) dan ditaruh di bawah jembatan, wajahnya ditutup kain ihram," katanya.

Kesaksian juga disampaikan salah seorang anggota rombongan yang selamat, Hasan. Ia mengaku jenazah Niro itu langsung dibawa askar. Ketika kejadian, almarhum berada di belakang posisinya.

"Saya buka ihram yang nutupi wajahnya. Saya lihat ada slayer hijau di leher dan mukanya memang Pak Niro. Saya bilang ke askar, ini teman saya, terus kemudian dibawa pergi," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Humas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Provinsi Jawa Timur mengatakan, dua dari tiga korban tragedi Mina adalah jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam kloter 48 Surabaya.

Keduanya adalah Hamid Atwi Tarji Rofia (51), kelahiran Probolinggo 3 Mei 1964, Maktab 2, nomor paspor B1467965 dan Sumaniro dari Desa Triwungan, Blok Krajan, Kecamatan Kota Anyar, Kabupaten Probolinggo.

Namun data resmi dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, sementara ada tiga jamaah haji asal Indonesia yang tewas dalam tragedi Mina. Salah satunya jamaah asal Probolinggo, namun belum diketahui identitasnya.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 09:22

    Sekolah Swasta di Pekanbaru Gratis, Ketua DPRD Minta Pemerataan Mutu Pendidikan

    PEKANBARU â€" Kebijakan Pemko Pekanbaru yang membiayai pendidikan siswa kurang mampu di sekolah swasta mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pekanbaru.Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis un

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:18

    Kerusuhan Warnai Laga Liga LLDIKTI XVII antara UNILAK dan UMRI, Lima Mahasiswa UMRI Jadi Korban

    PEKANBARU - Kerusuhan warnai laga Liga LLDIKTI XVII antara tim Unilak dan tim UMRI, lima mahasiswa UMRI jadi korban dan ada yang mengalami luka.Ya, pertandingan sepak bola dalam Liga LLDIKTI XVII yang

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:15

    Lantik Tiga Dirjen Baru Purbaya Tekankan Kerja Cepat dan Bersih

    JAKARTA â€" Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (1/7/2026). Pelantikan ini diharapkan mampu menjawab tanta

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:13

    Cdm Todotua Memahami Pentingnya Kenyamanan Atlet, Menpora Eric: Bukan Kaleng-kaleng

    JAKARTA â€" Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu sangat memahami pentingnya kenyamanan para atlet dalam menopang perjuangan mereka untuk mengharumkan nama

  • Kamis, 02 Jul 2026 09:11

    Atasi Banjir Rob dan Abrasi, DPRD Meranti Gagas Aturan Kebencanaan

    SELATPANJANG - Kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem hingga persoalan kesejahteraan nelayan menjadi perhatian serius pihak legislatif daerah. Menjawab kondisi nyata di lapangan, empat rancangan at

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor