Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Istana Pastikan Pembentukan Pansel Capim KPK Tak Molor karena Pilpres

Nasional

Istana Pastikan Pembentukan Pansel Capim KPK Tak Molor karena Pilpres

Senin, 13 Mei 2019 09:29
Detik.com
Ali Mochtar Ngabalin.
JAKARTA - Pihak Istana menjawab desakan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera membentuk panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) KPK. Pihak Istana memastikan pembentukan pansel capim KPK sudah dijadwalkan.

"Tentu agenda itu semua ada di kantor presiden kemudian ada terkait dengan menteri-menteri terkait, kemudian kawan-kawan di kantor presiden juga di staf ahli, staf khusus juga, pasti ada dalam jadwal presiden agenda-agenda itu," kata Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Minggu (12/5/2019).

Catatan ICW, pada tahun 2015 Presiden Jokowi mengumumkan pansel capim KPK pada Mei pekan ke-3. Namun ICW pesimis hal serupa bakal terulang karena kesibukan Jokowi di Pilpres 2019.

Ngabalin meyakini kesibukan Jokowi di pilpres tak mempengaruhi agenda pembentukan pansel capim KPK. Dia memastikan pembentukan pansel capim KPK tahun ini tak molor.

"Saya kira tidak (molor) karena manajemen sistem yang di pemerintahan kan sangat rapi ya. Jadi pasti teragendakan dengan baik," ujarnya.

ICW sebelumnya meminta Jokowi segera membentuk pansel capim KPK untuk mencari pengganti Agus Rahardjo cs yang masa jabatannya berakhir tahun ini. ICW juga membandingan pembentukan pansel pimpinan KPK pada 4 tahun lalu.

"Kalau kita mengacu 4 tahun lalu pada tahun 2015, Presiden Jokowi mengumumkan 9 srikandi pansel itu di minggunya 3 bulan Mei. Tapi kita pesimistis bulan Mei ini akan jadi bulan pembentukan pansel karena masih disibukkan dengan konteks elektoral Indonesia," ucap peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (12/5).

"Jadi kita juga ingin mendorong agar presiden tidak hanya berfokus pada sektor elektoral, pada pemindahan ibu kota, atau penghitungan real count. Akan tetapi lebih jauh pembentukan pansel," imbuh Kurnia.





Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.