Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Isu Reshuffle Kabinet, PPP Sudah Punya Stok Pengganti Menterinya

Nasional

Isu Reshuffle Kabinet, PPP Sudah Punya Stok Pengganti Menterinya

Senin, 06 Mei 2019 14:50
Detik.com
Foto: Arsul Sani (tengah) bersama elite PPP.
JAKARTA - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo mencuat menyusul adanya sejumlah menteri yang terseret dalam proses hukum di KPK. PPP menyatakan sudah siap apabila menterinya menjadi salah satu yang akan direshuffle Jokowi.

"Soal reshuffle PPP menyerahkannya kepada Presiden. Sejauh ini Presiden belum memberikan informasi soal ini," ungkap Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan, Senin (6/5/2019).

Adanya isu reshuffle kabinet di jelang akhir periode Jokowi-Jusuf Kalla (JK) muncul usai sejumlah menteri ikut terseret dalam proses hukum di KPK. Setidaknya ada tiga menteri yang saat ini berkaitan dengan proses hukum yang sedang berlangsung di KPK. Mereka ialah Mendag Enggartiasto Lukita, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Adalah Menag Lukman Hakim yang merupakan kader PPP. Arsul pun menyatakan pihaknya siap mencari pengganti menterinya apabila terkena perombakan kabinet, meski PPP belum mau berspekulasi terkait isu ini.

"Tapi kalau diminta menyiapkan kandidat tentu kami akan penuhi dan sampaikan kepada Presiden. Namun kalau belum diminta ya kami nggak ingin berspekulasi," tuturnya.

Meski begitu, PPP sudah memiliki stok nama yang bisa langsung diusulkan apabila ada reshuffle Kabinet Kerja. PPP menyiapkan kader-kader terbaiknya di setiap pos yang dibutuhkan.

"Kami belum membicarakan, tapi kalau soal stok nama tentu ada tergantung posnya apa," ungkap Arsul.

Kabar soal perombakan kabinet sempat dibahas oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Menurut Moeldoko, Presiden Jokowi sudah pernah berbicara kemungkinan perombakan kabinet.

"Perombakan kabinet ya Presiden sudah mengatakan bisa iya bisa tidak, kita lihat kepentingannya. Intinya kita semuanya berharap jangan sampai terjadi karena waktu kerja kita kan beberapa bulan. Tetapi sekali lagi kalau sudah persoalan hukum, Presiden selalu tidak mau intervensi tentang itu. Tergantung dari berprosesnya, apa yang terjadi sekarang ini," ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.