Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Harus Buktikan Kasus Novel Bukan Geluduk Tak Hujan-hujan

Nasional

Jokowi Harus Buktikan Kasus Novel Bukan Geluduk Tak Hujan-hujan

Sabtu, 28 Apr 2018 09:49
Detik.com
Foto ilustrasi: Penukung penuntasan kasus teror terhadap Novel Baswedan
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kasus Novel Baswedan bak geluduk tak kunjung hujan. Jokowi perlu membuktikan bahwa kasus Novel bukan hanya berisik geluduk, tapi juga menghasilkan hujan yang menuntaskan awan hitam.

"Deadline adalah sesuatu yang bagus, untuk menentukan sampai kapan polisi bisa melakukan penyelidikan," kata salah satu pengacara Novel Baswedan, Alvon Kurnia Palma, kepada detikcom, Sabtu (28/4/2018).

Alvon memandang batas waktu (deadline) yang direncanakan Jokowi untuk pengusutan kasus teror terhadpa Novel Baswedan sebagai hal yang positif. Polisi sebagai aparat yang mengusut kasus ini tak boleh dibiarkan terus mengulur waktu.
"Kalau deadline-nya molor, berarti butuh bantuan pihak eksternal untuk mencari fakta," kata Alvon.

Pihak eksternal yang dia maksud yang Tim Pencari Fakta (TPF). Jokowi bisa menetapkan TPF kasus Novel. Bila itu dilakukan, itu bukanlah intervensi Presiden terhadap penegakan hukum.

"Ini adalah bentuk monitoring Presiden sebagai kepala negara terhadap kepolisian juga. Kekhawatirannya, apakah kepolisian bisa secara maksimal mencari terduga pelaku penyiraman Novel itu sendiri? Maka menjadi penting pembentukan TPF," kata Alvon.

Sebagaimana diberitakan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menantikan sampai sejauh mana penuntasan kasus Novel bisa dilakukan. Dia menilai kasus ini sudah berlarut-larut meski Presiden Jokowi sudah beberapa kali memberikan pernyataan soal Novel Baswedan.

"Presiden kan sudah berkali-kali ngomong ini seperti geluduk nggak hujan-hujan, nggak jelas," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/4).
Teror air keras pada Novel Baswedan terjadi setahun yang lalu tepatnya pada 11 April 2017. Hingga kini, pelaku atau bukti kuat yang mengarah ke terduga pelaku masih belum didapatkan.

Novel dalam blak-blakan kapada detikcom beberapa waktu lalu mengaku semakin pesimistis dengan pengusutan kasusnya itu. Selain itu, Novel juga menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penuntasan kasus tersebut.

(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor