Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Harus Buktikan Kasus Novel Bukan Geluduk Tak Hujan-hujan

Nasional

Jokowi Harus Buktikan Kasus Novel Bukan Geluduk Tak Hujan-hujan

Sabtu, 28 Apr 2018 09:49
Detik.com
Foto ilustrasi: Penukung penuntasan kasus teror terhadap Novel Baswedan
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kasus Novel Baswedan bak geluduk tak kunjung hujan. Jokowi perlu membuktikan bahwa kasus Novel bukan hanya berisik geluduk, tapi juga menghasilkan hujan yang menuntaskan awan hitam.

"Deadline adalah sesuatu yang bagus, untuk menentukan sampai kapan polisi bisa melakukan penyelidikan," kata salah satu pengacara Novel Baswedan, Alvon Kurnia Palma, kepada detikcom, Sabtu (28/4/2018).

Alvon memandang batas waktu (deadline) yang direncanakan Jokowi untuk pengusutan kasus teror terhadpa Novel Baswedan sebagai hal yang positif. Polisi sebagai aparat yang mengusut kasus ini tak boleh dibiarkan terus mengulur waktu.
"Kalau deadline-nya molor, berarti butuh bantuan pihak eksternal untuk mencari fakta," kata Alvon.

Pihak eksternal yang dia maksud yang Tim Pencari Fakta (TPF). Jokowi bisa menetapkan TPF kasus Novel. Bila itu dilakukan, itu bukanlah intervensi Presiden terhadap penegakan hukum.

"Ini adalah bentuk monitoring Presiden sebagai kepala negara terhadap kepolisian juga. Kekhawatirannya, apakah kepolisian bisa secara maksimal mencari terduga pelaku penyiraman Novel itu sendiri? Maka menjadi penting pembentukan TPF," kata Alvon.

Sebagaimana diberitakan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menantikan sampai sejauh mana penuntasan kasus Novel bisa dilakukan. Dia menilai kasus ini sudah berlarut-larut meski Presiden Jokowi sudah beberapa kali memberikan pernyataan soal Novel Baswedan.

"Presiden kan sudah berkali-kali ngomong ini seperti geluduk nggak hujan-hujan, nggak jelas," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/4).
Teror air keras pada Novel Baswedan terjadi setahun yang lalu tepatnya pada 11 April 2017. Hingga kini, pelaku atau bukti kuat yang mengarah ke terduga pelaku masih belum didapatkan.

Novel dalam blak-blakan kapada detikcom beberapa waktu lalu mengaku semakin pesimistis dengan pengusutan kasusnya itu. Selain itu, Novel juga menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penuntasan kasus tersebut.

(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.