Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketua DPR: Terlalu Dini BPN Paparkan Kecurangan, Pengumuman Saja Belum

Nasional

Ketua DPR: Terlalu Dini BPN Paparkan Kecurangan, Pengumuman Saja Belum

Selasa, 14 Mei 2019 14:23
Detik.com
Foto: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menganggap terlalu dini Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memaparkan soal dugaan kecurangan pemilu. Sebab, belum ada pengumuman hasil pemilu.

"Menurut saya terlalu dini atau prematur kalau BPN menyampaikan berbagai kecurangan, karena pengumuman (pemilu) saja belum dilaksanakan," ucap Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Bamsoet menghargai upaya BPN menyampaikan beberapa kejanggalan ke publik. Namun, menurutnya, negara sudah menyiapkan sarana penyelesaian sengketa pemilu, yaitu melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Artinya, dari sisi yang lain, saya melihat ada kemajuan, tidak harus diselesaikan di jalanan. Artinya, BPN telah mengambil langkah yang tepat, dan nanti sampaikan setelah pengumuman di MK dan tidak people power," ujarnya.

Menurut Bamsoet, masyarakat sudah cerdas menilai jika ada kecurangan. Terkait dengan penyampaian dari BPN soal dugaan kecurangan yang juga mengundang wakil dari negara tetangga, politikus Golkar itu tak mengkhawatirkan jika nantinya pemilu di Indonesia akan menjadi sorotan di dunia internasional.

"Apalagi proses pemilu kemarin kita juga melibatkan pengamat-pengamat dari internasional. DPR juga mengundang parlemen negara-negara sahabat untuk ikut menyaksikan bagaimana jalannya pesta demokrasi di Indonesia ini yang demikian rumit tapi berjalan aman, tertib dan damai, dan demokratis, tidak ada tekanan, tidak ada paksaan," tuturnya.

Apalagi, Bamsoet menambahkan, pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April kemarin juga mendapat pujian internasional. Karena itu, tidak ada yang dikhawatirkan.

"Dan kita sudah dapat pujian internasional, jadi tidak ada yang dikhawatirkan. Namun sebagi upaya-upaya langkah politik ya itu sah-sah saja. Tapi kita serahkan ke masyarakat untuk menilai," imbuhnya.

Seperti diketahui, BPN Prabowo-Sandi akan memaparkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 nanti sore. BPN mengundang sejumlah pihak untuk melihat dugaan penyimpangan pemilu, termasuk pihak pengawas dan penyelenggara Pemilu.

Undangan tersebut juga diungkapkan oleh cawapres Sandiaga Uno setelah melakukan pertemuan dengan Prabowo pada Senin (12/5). Sandi mengatakan pemaparan bakal mengungkap dugaan penyimpangan pemilu dan dilakukan tim khusus. BPN Prabowo-Sandi juga mengundang seluruh pimpinan partai koalisi dan pemerintah.

"Ya kita mengundang semua, malah kita juga mengundang dari pihak parpol koalisi 01 dan kita mengundang seluruh pemerintah juga. Kita undang karena kita ingin ini terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Ini terang benderang demi pemilu yang jujur dan adil. Dan harapan kita agar tentunya perbaikan-perbaikan ini bisa dilakukan sebelum tanggal 22 Mei," ujar Sandi.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.