Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kunjungi KPU, DPD RI : Tak Ada Alasan Hentikan Situng

Nasional

Kunjungi KPU, DPD RI : Tak Ada Alasan Hentikan Situng

Laporan : Bambang Subagio
Kamis, 09 Mei 2019 09:04
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menilai tidak ada alasan untuk menghentikan Sistem Informasi Penghitungan (Situng) suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Situng merupakan bentuk transparansi kepada publik mengenai hasil pemungutan suara Pemilu 2019.

Penilaian ini diungkapkan seusai anggota Komite I DPD mengunjungi Kantor KPU melihat pelaksaan situng, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Dari kunjungan tersebut DPD menepis isu miring yang dialamatkan kepada KPU. Tuduhan bahwa Situng dibuat untuk menguntungkan calon tertentu sama sekali tidak benar.

"Kalau ada tuduhan Situng disiapkan dan didesain untuk kepentingan pihak tertentu, kami berani mengatakan zero persen (tidak benar) tuduhan itu. Kenapa? Karena hari ini kami bisa memastikan, selain secara teoritik maupun akademik," ujar Ketua Komite I DPD Benny Ramdhani.

Dia menjelaskan, dari semua data yang ditampilkan pada menu Situng merupakan hasil suara sesuai data yang ada, yakni salinan lembar C1 yang diterima kabupaten/kota dari KPPS. Jika terjadi kesalahan input data pada Situng, ujar Benny, sebaiknya diselesaikan dengan baik tanpa menciptakan kegaduhan.

"Jadi kalau di Situng ada kekeliruan maka bisa dikoreksi bukan oleh orang-orang tapi dalam rapat pleno yang terbuka di kecamatan. Kalau ada perbedaan data entri dan salinan C1 di Situng maka akan dilakukan koreksi data sesuai yang tertulis di salinan C1," ujarnya.

Dia juga membantah rumor di media sosial yang menyebutkan server yang menyimpan seluruh data Pemilu 2019 berada di luar negeri. Benny beralasan, rombongan Komite I DPD RI diperlihatkan langsung server di KPU saat kunjungan tadi.

"Maka tidak ada alasan Situng untuk dihentikan atau menuduh terjadi kecurangan. Jika terjadi kekeliruan itu yang sifatnya human error. Jadi kalau sifatnya human error, itu pasti terjadi," katanya.(bsg)
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.