Nasional
Kurangnya Pendidikan Agama Jadi Penyebab Terjadinya Peristiwa Tukar Pasangan
Rabu, 18 Apr 2018 10:22
JAKARTA - Peristiwa menggegerkan terjadi di daerah Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ada tiga pasangan suami istri yang ketahuan memiliki perilaku seks menyimpang. Mereka melakukan perbuatan di luar pemikiran orang normal, dimana ketiganya berhubungan intim dengan cara bertukar pasangan. Kini, mereka tengah meringkuk dibalik tahanan jeruji besi Polda Jawa Timur.
Sosiolog Rissalwan Habdy Lubis mengatakan, kejadian itu diakibatkan dari ilmu agama yang kurang dimiliki oleh mereka. Menurutnya, bila mereka mendapat pendidikan agama secara benar, maka pasangan suami istri itu tak akan melakukan kebodohan yang mereka lakukan. Sebab, sudah jelas di dalam agama manapun melarang melakukan aktivitas seks seperti yang mereka perbuat.
"Artinya sosial kontrol harus diperkuat baik berbasis agama maupun
budaya susila yang pantas," kata Rissalwan saat dihubungi, Rabu
(18/4/2018).
Hawa nafsu yang tak bisa mereka tahan, lanjut dia, diduga sebagai salah satu indicator mereka nekat berbuat seperti itu. Sehinga, pasutri itu seakan tak mempedulikan bahaya yang mereka dapatkan akibat melakukan hubungan seks dengan cara saling bertukar pasangan. Padahal, sudah jelas, banyak informasi tersebar kalau berganti-ganti pasangan itu dapat berakibat kepada penyakit kelamin.
"Ini memang bersifat sangat instingtif dan sudah berlangsung lama sejak manusia melakukan hubungan seks pertama kali," jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, hasrat untuk melakukan fantasi ketika
melangsungkan hubungan intim membuat mereka melakukan akitivitas seks
yang menyimpang. Sebab, ada beberapa penyakit yang dimiliki seseorang,
yakni ingin berfantasi kala melangsungkan berhubungan badan.
"Saya kira itu dorongannya sama degan dorongan untuk melakukan selingkuh ya. Seksualitas itu kan bukan hanya aktivitas biologis, tapi terutama aktifitas fantasi. Jadi "tantangan" dalam seksualitas," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek tiga pasutri yang sedang berhubungan intim dengan tukar pasangan pada sebuah hotel di Lawang, Kabupaten Malang pada 14 April 2018. Komunitas ini mempunyai group di media sosial dengan nama sparkling.
Ketiga pasutri itu masing-masing berinisial THD (53) dan istrinya
RL (49), warga Keputih, Surabaya, disusul WH (51) dan istrinya AG (30)
warga Lawang, Malang. Terakhir SS (47) beserta istrinya DS (29) warga
Lawang, Malang. Komunitas ini melakukan aktivitas menyimpang sejak 2013.
(okezone.com)
nasional
Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak
Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru
Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas
Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.
BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali
Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.
PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel
Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.
PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20