Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Makassar Siap Jadi Ibu Kota Baru, Sudah Ada Wisma Negara

Nasional

Makassar Siap Jadi Ibu Kota Baru, Sudah Ada Wisma Negara

Selasa, 30 Apr 2019 14:43
Detik.com
Foto: Wisma Negara di Makassar
MAKASSAR - Presiden Jokowi merencanakan memindahkan Ibu kota negara ke luar Pulau Jawa. Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel), menyatakan Kota Makassar siap jika rencana itu terealisasi.

"Jadi kalau terkait dengan isu Ibu kota negara ini di Makassar siap," ungkap Kabiro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sulsel, Muhammad Hatta kepada detikcom, Selasa (30/4/2019).

Hatta mengatakan, pembangunan di Makassar sudah menyiapkan siteplan pembangunan Wisma Negara. Wisma Negara ini berada di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) yang berada di kawasan Pantai Losari, Makassar.

"Jadi pemrov itu ada konsep siteplan pembangunan Wisma Negara," katanya.

Proyek ini telah dirintis sejak tahun 2011-2017 era kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Gedung serbaguna Wisma Negara ini juga berada satu kompleks dengan masjid 99 kubah kebanggan warga Kota Makassar.

Pembangunan gedung serbaguna Wisma Negara ini disebut menggunakan dana sekitar Rp 98 miliar. Gedung ini diketahui memiliki luas sekitar 76 x 40 meter persegi. Anggaran pembangunan ini berasal dari APBD pemprov Sulsel.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang Pemprov Sulsel, Darmawan Bintang menjelaskan bahwa area Wisma Negara rencananya akan berdiri 4 gedung di atasnya. Setelah gedung serbaguna, akan ada Wisma Negara untuk menginapnya Kepala Negara, Hall, dan perpustakaan.

"Yang terbangun sekarang itu gedung serbaguna untuk pertemuan. Jadi prinsipnya lahannya sudah tersedia, dananya semuanya dari APBD, pernah dijanjikan oleh pemerintah pusat untuk diberikan bantuan, tapi sampai sekarang belum turun," terang Darmawan.

Dikatakannya, pembangunan Wisma Negara di Makassar merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional.

"Pembangunan wisma negara itu salah satu prioritas nasional dulunya, dan dimasukkan dalam perencanaan Bappenas, perencanaan Buku 3," ujar Darmawan.

Oleh karenanya, pihaknya menunggu adanya bantuan dari pemerintah pusat untuk membantu membangun kompleks Wisma Negara ini.

"Karena itu bagian dari usaha pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur bagi kawasan Indonesia Timur. ini satu satunya istana yang ada di luar Jawa kan ada di Makassar," tegas dia.

Beberapa waktu lalu, Jokowi pun sempat singgah di gedung serbaguna Wisma Negara ini. Pada Desember 2018 lalu, Jokowi datang ke gedung ini untuk menghadiri Jambore Desa yang diprakarsai oleh Kementerian Desa (Kemendes).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 13:23

    Iran Ancam Ubah Teluk Oman Jadi Kuburan bagi Kapal-kapal AS

    TEHERAN-Iran mengancam akan mengubah Teluk Oman menjadi "kuburan" bagi kapal-kapal Amerika Serikat (AS) jika ketegangan terus meningkat. Teheran juga bertekad untuk terus menghadapi militer Washington

  • Senin, 18 Mei 2026 11:55

    Prabowo Soroti Ketidakpastian Geopolitik: Pertahanan Jaminan Kita Berdaulat

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bicara pentingnya peningkatan kekuatan pertahanan nasional. Ia menegaskan tidak ada kepentingan selain menjaga wilayah kedaulatan RI."Kita harus terus tingkatkan ke

  • Senin, 18 Mei 2026 10:27

    Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Tanpa Izin

    Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang menjalankan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi pada musim haji 2026.Mengutip Antar

  • Senin, 18 Mei 2026 10:22

    Harga BBM Non Subsidi Naik, Toyota Ungkap Ada Perubahan Perilaku Konsumen

    Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang diterapkan oleh Pertamina sejak 4 Mei 2026 mulai memberikan dampak signifikan terhadap perilaku konsumen otomotif di Indonesia.Saat ini, masyara

  • Senin, 18 Mei 2026 10:06

    Ketersediaan Energi Terancam, Truk Pengangkut BBM Ilegal Dicegat di Lintas Riau-Sumbar

    KUANSING-Rencana penyelewengan bahan bakar minyak jenis solar subsidi yang berpotensi merugikan kuota energi masyarakat berhasil digagalkan. Ratusan jeriken berisi BBM yang seharusnya dinikmati warga

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.