Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Napi Teroris Mako Brimob Sempat Kuasai Senjata Laras Panjang Daya Jangkau 800 Meter

nasional

Napi Teroris Mako Brimob Sempat Kuasai Senjata Laras Panjang Daya Jangkau 800 Meter

Kamis, 10 Mei 2018 09:58
Antara
Wakalpolri Komjen Syafruddin.

DEPOK – Wakapolri Komjen Syafrudin mengungkapkan penyebab dilarangnya jurnalis melakukan peliputan di kawasan Mako Brimob Kelapa Dua Depok pada Kamis (10/5/2018) pagi WIB. Syafrudin menyebut hal itu karena narapidana teroris sempat memegang senjata laras panjang berdaya jangkau 800 meter.

Jika jurnalis dibiarkan masuk ke kawasan Mako Brimob, jelas bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu untuk mengantisipasi kejadian yang buruk seperti peluru nyasar, jurnalis dan warga diimbau menjauh dari kawasan Mako Brimob, setidaknya hingga pukul 07.15 pagi WIB.

"Kepada rekan-rekan media saya jelaskan, bukan Polri melarang atau menyembunyikan peliputan. Sebab penyandera memiliki senjata yang dirampas dari anggota yang terbunuh. Ada senjata laras panjang yang menjangkau 500 sampe 800 meter dan bisa sampai ke jalan," kata Komjen Syafruddin dalam konferensi yang dilakukan pagi tadi.

Karena itu, Komjen Syafruddin sebagai perwakilan Polri meminta maaf atas tindakan preventif yang dilakukan timnya. Ia melakukan itu demi keselamatan semuanya.

"Polri dapat kritikan banyak. ‎Saya dapat banyak WhatsApp dari pemimpin redaksi, tapi saya mohon maaf," lanjut Komjen Syafruddin.

Dalam kasus di atas, ada sembilan orang polisi yang disandera narapidana teroris di Mako Brimob. Sebanyak lima orang polisi di antaranya gugur dalam penyanderaan tersebut. Sementara, empat orang lainnya mampu diselamatkan, namun dengan luka-luka yang cukup parah.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.