Nasional
Negara Harus Tegas terhadap Ormas Anti-Pancasila Susaningtyas Kertopati (Foto: Ilustrasi)
Jumat, 13 Mei 2016 08:46
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan telah membubarkan organisasi masyarakat (Ormas) yang menganut paham anti-Pancasila. Namun, dia tidak menyebut secara jelas ormas mana yang berbelok arah dari ideologi dasar negara Indonesia tersebut.
Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung, Polri dan TNI untuk segera memutuskan dan mengumumkan pembubaran ormas yang menyalahi paham kebangsaan di Indonesia yakni Pancasila.
Nama salah satu Ormas yang menganut paham anti-Pancasila justru terungkap dari Jaksa Agung HM Prasetyo, bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) termasuk salah satu Ormas yang bertentangan dengan Pancasila.
Menanggapi hal tersebut, pengamat intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati mengatakan, negara memang harus tegas terhadap gerakan makar dan kelompok anti-Pancasila. Pasalnya, gerakan tersebut sangat berbahaya bagi Indonesia.
"Hal-hal yang berupa aliran ekstrim kiri maupun kanan sama bahayanya. Jadi kita di Indonesia sudah sepakat dengan Pancasila. Jadi negara harus tegas terhadap makar dan anti-Pancasila," kata wanita yang disapa Nuning itu kepada Okezone, Jumat (13/5/2016).
Ketegasan pemerintah salah satunya dengan melakukan upaya program deradikalisasi. Jadi, bukan gerakan yang sudah radikal saja yang harus diberi edukasi tetapi masyarakat yang terdeteksi rentan dan mudah menerima doktrin radikal juga harus jadi perhatian serius pemerintah.
"Lakukan deradikalisasi, bukan hanya bagi yang sudah radikal, tapi juga beri edukasi bagi masyarakat yang rentan, mudah menerima doktrin radikal," tukasnya. (okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri