Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ngabalin: Bukan Pemerintah yang Takut, Amien Tak Paham People Power Makar

Nasional

Ngabalin: Bukan Pemerintah yang Takut, Amien Tak Paham People Power Makar

Sabtu, 18 Mei 2019 09:20
Detik.com
Tenaga ahli kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin.
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina BPN Prabowo-Sandi, Amien Rais menyebut pemerintah takut dengan kiasan people power yang sempat ia serukan. Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menyangkal klaim Amien.

"Bukan pemerintah yang takut, Amien Rais yang tidak mengerti bahwa people power itu gerakan makar. Apa urusannya pemerintah dengan pernyataan itu?" ujar Ngabalin saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/5/2019).

Menurut Ngabalin, istilah people power yang sempat disampaikan Amien seakan-akan ingin menjatuhkan pemerintahan yang sekarang. Ia mengatakan, pernyataan Amien bisa menjadi bumerang bagi eks Ketua MPR tersebut.

"Kalau dia tidak menyetujui hasil rekap KPU, mengajak orang tidak bayar pajak, kemudian menuduh orang mencuri, menipu, dengan begitu kemudian menyelesaikan masalah demokrasi dengan people power, di antaranya dengan menjatuhkan pemerintahan yang sedang berjalan agar cepat Prabowo dilantik, itu artinya makar. Sebutan people power seperti itu tidak ada alasan konstitusionalnya. Maka menjadi bumerang bagi Amien Rais sendiri," bebernya.

Seruan people power kini diganti dengan 'Gerakan Kedaulatan Rakyat' oleh Amien. Salah satu alasan Amien mengganti istilah tersebut karena menyebut rezim takut pada kiasan 'people power'.

"Jauh sebelum pemilu ya mungkin 3 minggu sebelumnya, saya pernah sampaikan blak-blakan, kalau sampai terjadi kecurangan yang TSM, maka 02 tidak akan pernah mengakui, apalagi dipaksa-paksa untuk bawa kasusnya ke Mahkamah Konstitusi. Karena itu, sekarang terjadi ramalan saya itu. Saya katakan people power saat itu. Rupanya, petahana dan rezimnya itu ngeri (sama) people power, kok bahasa asing? Kita ganti dengan gerakan nasional kedaulatan rakyat," kata Amien saat memberikan orasi pada acara deklarasi gerakan kedaulatan rakyat di Posko Kedaulatan Rakyat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.