Nasional
Panglima TNI : Ancaman Bangsa Sekarang Sudah Memasuki Sendi Kehidupan
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 28 Apr 2016 16:28
LAMPUNG - Ancaman bangsa sekarang sudah masuk dalam sendi-sendi kehidupan diantaranya paham-paham radikal, terorisme, tayangan-tayangan media yang memperlihatkan kekerasan yang merupakan rekayasa sosial.
Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot
Nurmantyo saat memberikan Kuliah Umum dihadapan ribuan Mahasiswa dan
Mahasiswi Universitas Lampung (Unila), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan
unsur Pemda Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Serba Guna
Unila, Lampung, kemarin.
"Masyarakat kita yang tadinya santun, gotong royong dan rukun, tiba-tiba
menjadi berubah sampai terjadi pembunuhan sadis, perkelahian antar
suku, agama dan antar kelompok warga. Bahkan yang sangat memprihatinkan
adalah terjadinya 22 kasus dalam tiga tahun yaitu pembakaran kampus yang
dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini merupakan bentuk ancaman dari
tangan-tangan jahat yang tidak terlihat merekayasa semuanya," tambah
Panglima TNI.
Dalam pembekalan yang bertema "Dalam Perjuangan Menuju Indonesia Raya
Peran Civitas Akademika Sangat Strategis" Panglima TNI menjelaskan
bahwa, Indonesia tengah mewaspadai penyebaran Proxy War. Salah satu
jenis peperangan ini masuk ke kategori perang yang mematikan. Proxy War
diartikan sebagai peristiwa saling adu kekuatan di antara dua pihak
yang bermusuhan, dengan menggunakan pihak ketiga. Pihak ketiga ini
dijelaskan sebagai pihak yang tidak dikenal oleh siapapun, kecuali pihak
yang mengendalikannya dari jarak tertentu. Oleh karena itu, pihak-pihak
seperti mahasiswa, ormas, lembaga masyarakat, dan perorangan disinyalir
mudah menjadi boneka atau pihak ketiga tersebut.
"Saat ini sudah terasa yakni adanya Proxy War sudah mulai kita waspadai
karena sudah menyusup ke sendi-sendi kehidupan berbangsa, bernegara dan
berkeluarga. Caranya dengan menguasai media di Indonesia, dengan
menciptakan adu domba TNI-Polri, rekayasa sosial, perubahan budaya,
pemecah belah partai dan penyelundupan Narkoba sudah jauh-jauh hari
dilakukan," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Guna mengatasi permasalahan tersebut, menurut Panglima TNI maka semua
komponen bangsa harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang cukup,
keahlian sesuai bidangnya, menempa diri dengan pengalaman yang nyata di
lapangan. Dengan demikian akan terbentuk karakter individu bangsa
Indonesia yang kuat dan berwawasan kebangsaan. Pada akhirnya, dengan
kekuatan karakter individu yang kuat tersebut, bangsa Indonesia akan
mampu melawan dan menghancurkan Proxy War di Indonesia.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, agar kita tidak
menyerah terhadap semua ancaman, sebab kita memiliki modal geografi
dengan potensi menjadi negara agraris yang berkelimpahan sumber daya
alam. Sebagai negara maritim, kita memiliki sumber daya alam kelautan
yang melimpah. Jika kedua potensi tersebut dikelola dan dikembangkan,
maka akan menjadi daya tawar yang sangat besar bagi bangsa Indonesia.
"Keyakinan saya, para pemuda-lah yang harus menjadi motor penggerak
pemersatu dan kemajuan bangsa. Raihlah mimpimu, ajaklah teman-temanmu
meraih mimpi bersama-sama dalam mewujudkan Indonesia yang jaya," pungkas
Panglima TNI.
Turut serta dalam acara tersebut diantaranya, Asintel Panglima TNI
Mayjen TNI (Mar) Faridz Washington, Aspers Panglima TNI Marsda TNI
Bambang Samoedro, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho Prang Sumadi,
Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang
Sulaiman. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri