Nasional
Panglima TNI : CARM Indosin HLC Tingkatkan Kemitraan Militer Regional
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 11 Mei 2016 16:42
SINGAPURA - Kerja sama bilateral antara TNI dan SAF melalui forum
tahunan CARM-Indosin HLC merupakan wujud interaksi yang komprehensif.
Untuk itu, TNI memandang perlu adanya langkah-langkah produktif dan
konstruktif selanjutnya, untuk terus memelopori serta meningkatkan
kemitraan militer regional yang lebih signifikan.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
selaku Ketua HLC Indonesia bersama Panglima Angkatan Bersenjata
Singapura SAF (Singapore Armed Forces) Major General Perry Lim selaku
Ketua Delegasi HLC Singapura pada saat membuka sidang ke-19 CARM-Indosin
HLC (Combined Annual Report Meeting Indonesia-Singapore High Level
Committee) tahun 2016 di Singapura, Selasa (10/5/2016).
Melalui forum Sidang ke-19 CARM-Indosin HLC yang dilaksanakan ini,
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendorong semua komite untuk
tetap mengupayakan terobosan-terobosan yang inovatif dalam meningkatkan
kerja sama yang lebih berkualitas, guna menghasilkan peningkatan
profesionalisme Angkatan Bersenjata kedua negara.
Sebagai negara yang secara geografis berbatasan langsung, Indonesia dan
Singapura perlu bekerjasama secara sinergi dalam suatu kerangka kerja
sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bentuk interaksi kegiatan.
"Melalui kerja sama yang komprehensif diharapkan hasil yang dicapai
dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kedua
Angkatan Bersenjata, keamanan kawasan perbatasan serta kawasan Asean dan
regional sekitarnya," ungkap Panglima TNI.
Menurut Panglima TNI, Sidang ke-19 CARM-Indosin HLC ditujukan untuk
mengevaluasi kerja sama yang telah dilaksanakan oleh Indonesia dan
Singapura serta mencari solusi peningkatan kualitas maupun kuantitas
kerja sama dalam kerangka "kemitraan strategis" dalam upaya meningkatkan
kemampuan profesionalisme dan Inter Operabilitas Angkatan Bersenjata
kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan
datang.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan terima kasih atas
kerja sama antara TNI dan SAF khususnya atas keberhasilan operasi TNI
dalam penangkapan terhadap pembajakan KM Haisoon 12 berbendera Singapura
di laut Jawa pada hari Senin, 9 Mei 2016. "Keberhasilan tersebut adalah
salah satu contoh konkrit dari hasil kerja sama TNI dan SAF yang sangat
baik, khususnya dalam hal sharing informasi dan koordinasi antara
Puskodal TNI dengan International Fussion Center (IFC) Singapura. Hal
tersebut merefleksikan hubungan pertahanan dan kerja sama Angkatan
Bersenjata kedua negara yang sangat baik," ujarnya.
Dalam Sidang ke-19 CARM-Indosin HLC tahun 2016, Panglima TNI berbagi
pandangan mengenai sejumlah isu aktual penting yang terjadi dewasa ini
dan perlu dicermati serta diwaspadai bersama, antara lain aksi teroris
yang telah mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa yang tidak berdosa
dan harta benda yang tidak ternilai harganya. Aksi teroris tersebut
jelas merupakan ancaman aktual saat ini dan harus diperangi bersama.
Demikian juga dengan berbagai kejadian di wilayah kawasan Asia yang
terjadi akhir-akhir ini, yakni permasalahan pertikaian di laut China
Selatan antara beberapa negara anggota Asean dengan China dan kejadian
pembajakan serta penyanderaan warga negara di wilayah perairan Filipina.
"Saya memandang hal tersebut juga merupakan tanggung jawab bersama
negara-negara di kawasan Asia-Tenggara. Semua itu adalah realita dan
merupakan tantangan saat ini yang harus dihadapi secara komprehensif dan
menyeluruh oleh negara-negara di kawasan," kata Panglima TNI.
Diakhir sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa, saat ini kondisi
bumi sedang mengalami lonjakan jumlah penduduk yang sulit dikendalikan
dan bahkan telah melebihi daya tampung bumi yang idealnya memuat hanya
tiga sampai dengan empat milyar jiwa. Di sisi lain, energi fosil
diketahui telah semakin menipis, bahkan akan habis dalam waktu dekat,
padahal energi fosil tidak terbaharui, namun tergantikan oleh energi
hayati. Seperti diketahui bersama, wilayah khatulistiwa dengan potensi
vegetasi sepanjang tahun akan menjadi sumber energi dan pangan masa
depan.
Mencermati fenomena tersebut, Panglima TNI mengatakan agar didorong
untuk terus berupaya mengantisipasi agar konflik di Timur Tengah karena
latar belakang perebutan sumber energi hendaknya tidak bergeser ke
wilayah khatulistiwa, mengingat kedua negara, Indonesia dan Singapura
berada di dalamnya.
Mengacu pada peningkatan fenomena bentuk ancaman tersebut, Panglima TNI
menyampaikan bahwasanya hal ini telah mendorong TNI untuk mengajak pihak
SAF untuk bekerja sama lebih luas dalam berbagai interaksi kegiatan
guna mengatasi kemungkinan timbulnya bentuk ancaman lain yang lebih
berbahaya. Terlebih analisa intelijen global saat ini mengungkapkan
bahwa aksi teroris telah memasuki tahap cyber dengan penggunaan
teknologi informatika yang canggih. Untuk itu, TNI selalu siap membuka
pintu lebar bagi keikutsertaan SAF dalam berbagai aktifitas yang
berskala strategis sebagai upaya ikut serta menciptakan kawasan Asean
yang aman, damai dan sejahtera dan lebih bermartabat bagi kehidupan
manusia.
Pada Sidang ke-19 CARM-Indosin HLC tahun 2016, Panglima TNI didampingi
oleh Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Pramono, Asintel Panglima TNI
Mayjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington, Aspers Panglima TNI Marsda
TNI Bambang Samoedro, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho Prang Hadi,
Asops Kasad Mayjen TNI Johny L. Tobing, Asops Kasal Marsda TNI I.N.G.N
Ary Atmaja, Asops Kasau Marsma TNI Umar Sugeng H., Kapuspen TNI Mayjen
TNI Tatang Sulaiman, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono dan
Waasops Panglima TNI Laksma TNI Harjo Susmoro. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri