Nasional
Panglima TNI : Prajurit Harus Miliki Jiwa Setia Kawan dan Utamakan Pengabdian
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 29 Jun 2016 16:19
JAKARTA - Panglima TNI dihadapan ribuan prajurit dan PNS TNI beserta
keluarganya mengulang kembali beberapa pernyataan Presiden RI Ir. H.
Joko Widodo saat buka puasa bersama di Mabes TNI antara lain tentang
cairnya gaji ke 13 dan 14 bagi TNI, isu permintaan maaf kepada PKI dan
isu pembubaran Koter.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
dihadapan ribuan Prajurit dan PNS TNI serta 1000 Anak Yatim Piatu saat
melaksanakan Safari Ramadhan 1437 H/2016 M, di Lapangan Yonif 742/Satya
Wira Yudha Kodam IX/Udayana, Gebang, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara
Barat, Selasa malam (28/6/2016).
Isu-isu bahwa pemerintah akan minta maaf kepada PKI, Panglima TNI
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kembali menegaskan bahwa itu tidak benar.
"Kalau ada isu itu, itu berasal dari orang yang tak bertanggung jawab
termasuk isu tentang pembubaran Komando Kewilayahan atau Babinsa atau
Teritorial," ucapnya.
"Saya mendengar langsung dari pernyataan Presiden dihadapan prajurit
saya, mengatakan dengan tegas bahwa tidak ada sedikitpun niat untuk
meminta maaf kepada PKI," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Panglima TNI juga mengatakan, bahwa Presiden pernah menyampaikan aparat
teritorial sangat diperlukan dan sangat penting untuk keperluan deteksi
dini dalam kegiatan di seluruh nusantara, dan tidak akan dibubarkan.
Dengan penegasan Presiden tersebut, bagi TNI merupakan kepastian dan
dorongan. "Saya minta para prajurit TNI untuk selalu semangat dan selalu
mengemban tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI sempat mengutip cerita sahabat
Rasul Umar Bin Khattab tentang hukum Qisas yang tidak sempat dijalankan
karena keluhuran akhlak umat muslim diantaranya rasa saling percaya,
berjiwa kesatria, rasa saling memaafkan dan selalu menepati janji.
"Cerita ini sengaja saya sampaikan kepada prajurit agar kalian semua
mempunyai jiwa setia kawan dan mengutamakan pengabdian kepada NKRI yang
sangat kita cintai bersama," tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Oleh karenanya, "di bulan suci Ramadhan ini, saya mengajak semua untuk
menegakkan silaturahim dan persaudaraan, agar kita bisa sama-sama
membangun bangsa ini untuk menuju bangsa hebat dan menjadi bangsa
pemenang," kata Panglima TNI mengakhiri sambutannya. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri