Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Panitia Ijtimak Ulama III Jawab Moeldoko-Wiranto soal Bahas Kecurangan Pemilu

Nasional

Panitia Ijtimak Ulama III Jawab Moeldoko-Wiranto soal Bahas Kecurangan Pemilu

Rabu, 01 Mei 2019 10:52
Detik.com
JAKARTA - Ketua Obsteering Commite Ijtimak Ulama III, Slamet Maarif, menjawab permintaan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Menko Polhukam Wiranto agar dugaan kecurangan Pemilu 2019 diselesaikan lewat jalur hukum. Slamet mengatakan kegiatan Ijtimak Ulama sejak awal berkaitan dengan gelaran Pemilu 2019.

"Jadi memang tidak bisa dipungkiri, Ijtimak Ulama I dan II menghasilkan rekomendasi berkaitan pemilu dengan pilpres, sehingga ketika selesai apa salahnya kita mengevaluasi dalam Ijtimak Ulama III. Ini saling berkaitan dan ini tidak bisa dipungkiri," kata Slamet di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Rabu (1/5/2019).

Ijtimak Ulama III yang digelar hari ini akan membahas seputar kecurangan Pemilu 2019. Disebutkan ada 1.000 tokoh dan ulama dari seluruh Indonesia yang hadir dalam Ijtimak Ulama III.

Menurut Slamet, kegiatan Ijtimak Ulama III tidak bertentangan dengan konstitusi. Ia mengatakan tiap warga negara memiliki kebebasan berkumpul dan berpendapat sebagaimana diatur dalam UUD 1945.

"Ini saling berkaitan dan ini negara hukum dan Undang-Undang 1945 Pasal 28 memberikan kebebasan kepada setiap warga negara untuk berkumpul, berpendapat yang penting tidak melanggar Konsitusi yang ada. Jadi Insyaallah ulama bermusyawarah tidak jadi masalah," jelasnya.

Sebelumnya, Moeldoko meminta isu kecurangan pemilu diselesaikan lewat jalur hukum, bukan dengan Ijtimak Ulama. Ia pun meminta semua pihak tidak menyimpulkan ada kecurangan pemilu sebelum ada keputusan dari KPU.

"Bukan dengan ijtimak. Itu apa urusannya itu, urusan politik kok dicampuradukkan, nggak karuan sehingga membingungkan masyarakat," kata Moeldoko di kantornya, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (26/4).

Hal senada disampaikan Wiranto. Dia meminta agar dugaan terjadinya kecurangan pada Pemilu Serentak 2019 dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau Bawaslu. Wiranto meminta prosedur perselisihan hasil pileg atau pilpres dibawa ke jalur hukum yang ada.

"Ya kecurangan kan sudah ada wadahnya. Kecurangan apa pun sudah ada wadahnya. Jadi nggak bisa kemudian mengklaim kecurangan itu suatu kebenaran, ada wasitnya di sini," ujar Wiranto kepada wartawan di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/4).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 14:48

    Polisi Gerebek Wisma di Pangkalan Kerinci Pelalawan Dua Tersangka Narkoba Ddi Tangkap.

    PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan menangkap dua tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ganja dalam penggerebekan yang dilakukan di wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pela

  • Senin, 18 Mei 2026 14:28

    Curi Barang dari Mobil Boks Ekspedisi, Pria di Jakut Ditangkap.

    Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial RS alias Bocor. Dia ditangkap lantaran terbukti mencuri barang dark sebuah mobil boks ekspedisi di wilayah Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta

  • Senin, 18 Mei 2026 14:25

    Update Terbaru: 39 WNI Tenggelam di Perak Malaysia Ditemukan, Operasi Berlanjut

    Kecelakaan kapal yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) kembali terjadi di perairan Malaysia, kali ini di wilayah Perak. Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Perak melaporkan telah men

  • Senin, 18 Mei 2026 14:10

    Seekor Lumba-lumba Hidung Botol Terdampar Tak Bernyawa di Pantai Jembrana

    seekor lumba-lumba hidung botol ditemukan dalam kondisi mati di pesisir Pantai Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan oleh warga seki

  • Senin, 18 Mei 2026 13:23

    Iran Ancam Ubah Teluk Oman Jadi Kuburan bagi Kapal-kapal AS

    TEHERAN-Iran mengancam akan mengubah Teluk Oman menjadi "kuburan" bagi kapal-kapal Amerika Serikat (AS) jika ketegangan terus meningkat. Teheran juga bertekad untuk terus menghadapi militer Washington

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.