Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pembelian 2.600 Tong Sampah Made in Jerman Habiskan Rp 9,5 M

Nasional

Pembelian 2.600 Tong Sampah Made in Jerman Habiskan Rp 9,5 M

Senin, 04 Jun 2018 16:19
detik.com
Tempat sampah buatan Jerman yang belum dipakai di Jakarta Barat.
Jakarta - Pengadaan tong sampah buatan Jerman oleh Pemprov DKI Jakarta tahun ini sebanyak 2.600-an unit. Untuk tahun ini rupanya pengadaan tong sampah tersebut menyerap anggaran hingga Rp 9,51 miliar.

"Harga satuannya Rp 3,6 juta, kemudian ongkos kirim seluruhnya sekitar Rp 79 juta. Dari Rp 12,6 miliar yang dianggarkan, kita menyerap Rp 9,51 miliar. Sisa anggarannya kembali ke kas daerah, sehingga ini penghematan," papar Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Hary Nugroho, saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (4/6/2018).

Hary menegaskan pihaknya membeli tong sampah itu berdasarkan mekanisme yang berlaku melalui e-Catalogue di LKPP. Pada e-Catalogue LKPP, memang hanya ada 11 produk tempat sampah dengan spesifikasi beragam. Produsennya berasal dari China, Jerman, dan Indonesia.

Namun untuk produsen asal Indonesia, hanya terdapat produk berkapasitas 6-8 meter kubik. Harganya Rp 26-29 juta per unit.

Untuk produk tempat sampah sesuai spesifikasi yang dibeli Pemprov DKI, tercantum di situs e-Catalogue LKPP harganya sebesar US$ 253,62 (harga pemerintah) dan US$ 292,60 (harga retail). Harga terakhir diperbarui pada Juli 2015.

"Kalau dari segi proses pengadaan, kami clean and clear," imbuh Hary.

Hary lantas bercerita mulanya Pemprov DKI membuat daftar spesifikasi untuk tempat sampah. Kemudian Pemprov DKI melihat produk yang ada di e-Catalogue dan ternyata ada yang sesuai.

"Karena sudah ada di e-Catalogue, makanya kita langsung klik saja karena kita nggak bisa penunjukan langsung. Kalaupun barangnya tidak ada di e-Catalogue, maka harus ada lelang," ujar Hary.

Pengadaan tempat sampah buatan Jerman dengan merek Weber itu sudah dilakukan sejak tahun lalu. Pada 2017, pengadaannya sebanyak 1.000 unit.

(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 14:54

    Desa Kampung Baru Jadi Pusat Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di Ukui Pelalawan

    PELALAWAN-Semangat mendukung program ketahanan pangan nasional terus digaungkan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Senin (18/5/2026), Polsek Ukui bersama kelompok tani, pemerintah desa, perusahaa

  • Senin, 18 Mei 2026 14:48

    Polisi Gerebek Wisma di Pangkalan Kerinci Pelalawan Dua Tersangka Narkoba Ddi Tangkap.

    PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan menangkap dua tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ganja dalam penggerebekan yang dilakukan di wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pela

  • Senin, 18 Mei 2026 14:28

    Curi Barang dari Mobil Boks Ekspedisi, Pria di Jakut Ditangkap.

    Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial RS alias Bocor. Dia ditangkap lantaran terbukti mencuri barang dark sebuah mobil boks ekspedisi di wilayah Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta

  • Senin, 18 Mei 2026 14:25

    Update Terbaru: 39 WNI Tenggelam di Perak Malaysia Ditemukan, Operasi Berlanjut

    Kecelakaan kapal yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) kembali terjadi di perairan Malaysia, kali ini di wilayah Perak. Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Perak melaporkan telah men

  • Senin, 18 Mei 2026 14:10

    Seekor Lumba-lumba Hidung Botol Terdampar Tak Bernyawa di Pantai Jembrana

    seekor lumba-lumba hidung botol ditemukan dalam kondisi mati di pesisir Pantai Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan oleh warga seki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.