Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pengusaha Tionghoa-Konghucu Sumbang Mushaf Alquran Sulaman Raksasa

Nasional

Pengusaha Tionghoa-Konghucu Sumbang Mushaf Alquran Sulaman Raksasa

Laporan : Joko Prasetyo
Selasa, 05 Jun 2018 10:14

Jakarta-Seorang penganut Khonghucu taat yang bersimpati pada Islam, Tan Sri Lee Kim Yew, menyumbangkan Mushaf Alquran Sulaman Raksasa kepada Dunia Islam melalui Presiden RI. Mushaf Alquran Sulaman Raksaya yang dibuat secara manual dengan tangan (hand-made) merupakan produk peradaban yang bernilai tinggi sebagai sumbangan dari masyarakat China untuk dunia Islam

"Mushaf ini dibuat oleh komunitas Muslim Haiyuan, Ningxia, Provinsi Otonomi Khusus Muslim di Tiongkok, yang memiliki tradisi kuat dalam menyulam, " kata Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Prof. M. Din Syamsuddin, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (03/06/2018).

Menurut Din,  Proses pengerjaaan sulaman Mushaf sepanjang 17 meter ini membutuhkan ketelatenan, ketelitian dan ketrampilan khusus sulam. Seorang penyulam profesional, dalam sehari maksimal hanya bisa menyelesaikan tiga baris tulisan Alquran.

Sumbangan Mushaf itu bermula dari pertemuan Din Syamsudin dengan Tan Sri. Din mengisahkan, sekitar setahun saat bertemu Tan Sri di Kuala Lumpur, kepadanya Tan Sri menceritakan bahwa sudah hampir dua tahun (sejak 2015) dirinya meminta seorang ibu di Ninxiang, untuk menyulam Mushaf al-Qur'an besar. 

"Tan Sri Lee berniat menyumbangkannya kepada umat Islam melalui Raja Saudi Arabia, yang dikenalnya sebagai pusat Agama Islam. Lantas saya usulkan mengapa tidak melalui Presiden Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia," kata Din. 

Tan Sri Lee Kim Yew adalah seorang pengusaha besar warga negara Malaysia. Ia juga memimpin lembaga sosial yang berbasis di Malaysia, Cheng Ho Multicuture Education Trust.

Gayung bersambut, Tan Sri pun setuju dan meminta Din Syamsuddin mengirim proofreader untuk memastikan kebenaran penulisan mushaf. Maka pada Februari lalu Din mengirim Dr. Ghilmanul Wasath, alumnus Universitas Al-Azhar Mesir, untuk berangkat ke Ningxia. Dari proofreading tersebut diketahui hanya ada beberapa kesalahan minor yang segera diperbaiki.(Jok)

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 14:54

    Desa Kampung Baru Jadi Pusat Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di Ukui Pelalawan

    PELALAWAN-Semangat mendukung program ketahanan pangan nasional terus digaungkan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Senin (18/5/2026), Polsek Ukui bersama kelompok tani, pemerintah desa, perusahaa

  • Senin, 18 Mei 2026 14:48

    Polisi Gerebek Wisma di Pangkalan Kerinci Pelalawan Dua Tersangka Narkoba Ddi Tangkap.

    PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan menangkap dua tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ganja dalam penggerebekan yang dilakukan di wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pela

  • Senin, 18 Mei 2026 14:28

    Curi Barang dari Mobil Boks Ekspedisi, Pria di Jakut Ditangkap.

    Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial RS alias Bocor. Dia ditangkap lantaran terbukti mencuri barang dark sebuah mobil boks ekspedisi di wilayah Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta

  • Senin, 18 Mei 2026 14:25

    Update Terbaru: 39 WNI Tenggelam di Perak Malaysia Ditemukan, Operasi Berlanjut

    Kecelakaan kapal yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) kembali terjadi di perairan Malaysia, kali ini di wilayah Perak. Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Perak melaporkan telah men

  • Senin, 18 Mei 2026 14:10

    Seekor Lumba-lumba Hidung Botol Terdampar Tak Bernyawa di Pantai Jembrana

    seekor lumba-lumba hidung botol ditemukan dalam kondisi mati di pesisir Pantai Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan oleh warga seki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.