Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Polda Riau Diserang, Gerindra Soroti Ketidaksiapan Aparat

Nasional

Polda Riau Diserang, Gerindra Soroti Ketidaksiapan Aparat

Rabu, 16 Mei 2018 13:38
Detik.com
Jakarta - Wakil Ketua MPR yang juga Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menyoroti insiden penyerangan yang kembali terjadi, kali ini di Mapolda Riau. Muzani menyebut rentetan kejadian teror tersebut mencerminkan ketidaksiapan aparat penegak hukum dalam mendeteksi ancaman.

"Insiden yang sekarang terjadi di Riau, sebelumnya di Mako Brimob Depok, setelahnya kemudian di Surabaya, adalah problem pada ketidaksiapan, ketidakmampuan aparat-aparat kita dalam mendeteksi dini lebih awal," kata Muzani di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

"Kita selalu tidak siap dengan problem kemendadakan ketika angsa itu berwarna hitam. Karena kita selalu berobsesi, berpikir bahwa angsa itu putih. Ini yang terjadi sehingga kemudian kita itu terbengang-bengong," sambungnya.

Ia kemudian mengimbau pemerintah, dalam hal ini aparat kepolisian, dapat menjelaskan secara transparan terkait rentetan peristiwa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Ia melanjutkan penjelasan dari pihak kepolisian dapat memberikan kejelasan bagi masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah tindakan terorisme.

"Kami ingin pemerintah dalam hal ini aparat keamanan kepolisian menjelaskan persoalan ini dengan gamblang terbuka atau tertutup. Lalu apa yang harus dilakukan menurut saya ini menjadi penting supaya tidak ada yang perlu tutup-tutupi lagi persoalan ini. Supaya jelas, sehingga kita tahu di mana kita harus mengambil posisi untuk membantu negara," ujar Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Penyerangan di Mapolda Riau terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Penyerangan itu diduga dilakukan 5 pelaku, 4 di antaranya tewas ditembak mati.

Kejadian ini juga membuat 2 polisi terluka dan 1 polisi gugur. Belum diketahui jaringan teroris yang melakukan penyerangan.

Terkait teror ini, polisi menyita samurai, penutup muka, handycam, jaket, jam tangan, dan ikat kepala. Mobil yang ditumpangi pelaku teror juga sudah diperiksa polisi.
 
(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.