Nasional
Polisi Harus Usut Pembongkaran Rumah Radio Bung Tomo
Sabtu, 07 Mei 2016 10:33
JAKARTA - Rumah tempat siaran Bung Tomo pada era revolusi kemerdekaan telah dibongkar. Lahan rumah tersebut rencananya akan digunakan sebagai tempat parkir sebuh mal. Pembongkar tempat bersejarah itu baru diketahui pada Selasa 3 Mei 2016.
Sejarawan Asep Kambali, mengaku prihatin atas pembongkaran bangunan cagar budaya (BCB) itu. Menurut dia, pihak kepolisian dan yang terkait dengan bangunan sejarah mesti mengusut pembongkaran tempat Bung Tomo membakar semangat arek-arek Suroboyo itu.
"Harus segera diusut atas kasus penghancuran ini. Pemerintah setempat harus segera mengusut, dicari tahu siapa dalangnya, siapa yang memberi perintah, Pemerintah tidak boleh tinggal diam," kata Asep saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (7/5/2016).
Menurut Asep, rumah yang sudah ditetapkan sebagai BCB berdasarkan SK Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/004/402.1.04/1998 ini dan sudah berumur lebih dari 50 tahun tak bisa begitu saja dihancurkan. Dia menilai pembongkaran itu sudah melanggar peraturan yang ada.
"Tapi harus di cek kembali, apakah situs itu (rumah siaran Bung Tomo) sudah masuk dalam situs sejarah. Karena kalau rumah itu sudah berumur 50 tahun, seharusnya tidak dapat begitu saja dihancurkan. Apalagi untuk dijadikan tempat lahan parkir, itu sangat sayang sekali," ujar dia.
Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa pemerintah Kota Surabaya serta daerah lainnya memiliki peran penting dalam melindungi dan memperhatikan tempat-tempat bersejarah, seperti rumah siaran Bung Tomo itu.
Seharusnya, menurut dia, rumah siaran Bung Tomo itu dapat dijadikan museum bersejarah, agar masayarakat dapat mengenal kembali bagaiaman perjuangan-perjuangan para pahlawan dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
"Ini harusnya jadi perhatian pemerintah setempat. Harusnya jangan dijadikan tempat lahan parkir lah, dijadikan objek kajian bersejarah untuk pariwisata. Situs sejarah yang memiliki nilai penting malah dihilangkan," tukasnya. (okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri