Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Rekrutmen 1,3 Juta PPPK, Pakar UGM Beberkan Dampak Positif dan Negatif

Nasional,

Rekrutmen 1,3 Juta PPPK, Pakar UGM Beberkan Dampak Positif dan Negatif

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 11:55
Berita satu.com
Pemerintah menyiapkan 1,3 juta formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu sebagai langkah untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal tenaga honorer. Kebijakan ini dinilai sebagai solusi terbaik dalam penataan aparatur sipil negara (ASN) sesuai Undang-Undang ASN.

Dosen Manajemen Kebijakan Publik Fisipol UGM sekaligus pakar analisis kebijakan publik, Subarsono, menilai kebijakan tersebut sebagai keputusan rasional dalam jangka pendek dan menengah.

“Saya memandang itu adalah keputusan yang rasional dalam jangka pendek dan menengah dengan melihat kondisi ekonomi negara saat ini untuk mengatasi kekurangan SDM di instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah dan sekaligus mengurangi pengangguran bagi pegawai PPPK yang sudah selesai kontraknya,” jelasnya, Rabu (27/8/2025).

Menurut Subarsono, penambahan tenaga PPPK membawa sejumlah dampak dari berbagai aspek. Dari sisi manajemen sumber daya manusia, kehadiran PPPK dapat membantu menutupi kekurangan SDM di sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, serta daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Dari sisi keuangan negara, skema PPPK lebih efisien karena tidak menimbulkan beban pensiun.

“Pemerintah dan masyarakat mendapat keuntungan karena layanan publik dapat dipenuhi,” ujarnya.

Namun, dari sisi kepegawaian, PPPK dinilai kurang menguntungkan karena masa kerja dibatasi kontrak. Berdasarkan UU Nomor 49 Tahun 2018 Pasal 37 ayat (1), masa kerja PPPK minimal satu tahun, sedangkan untuk jabatan pimpinan tertentu dapat diperpanjang hingga maksimal lima tahun.

“Hal ini tentu kurang memberikan keamanan psikologis bagi PPPK,” tambahnya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah PPPK saat ini mencapai 1.167.900 orang atau 25%, sedangkan PNS berjumlah 3.566.141 orang atau 75%. Dengan adanya tambahan 1,3 juta formasi baru, jumlah PPPK akan menembus lebih dari 2,4 juta orang.

Subarsono menilai kebijakan ini sebagai solusi jangka pendek dan menengah untuk meredam potensi gejolak sosial di kalangan tenaga honorer. Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi kesenjangan antara ASN dan PPPK, terutama dalam hal loyalitas pegawai.

“Jika PPPK ini juga dibuka bukan saja dari pegawai honorer, tetapi juga dengan sistem rekrutmen terbuka, maka ada peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan tenaga dengan kompetensi yang tinggi, bahkan untuk memperoleh tenaga ahli. Namun, bisa saja kemungkinan untuk menampung tenaga honorer yang telah lama mengabdi tetapi belum lolos menjadi CPNS,” pungkasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

n
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 16:49

    Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

    Mulia-Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, pada  Minggu (21/06/2026). Kegiatan ini diselenggara

  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Selasa, 16 Jun 2026 11:25

    Harumkan Nama Bangsa, Prajurit TNI AD Raih Magister dan Jadi Prajurit TNI Pertama di Lemhannas Yordania

    Jakarta-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, S.I.P., M.Si., menjadi prajurit TNI pertama yang berhasil men

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:32

    Nobar Piala Dunia dan Makan Bersama, Koramil 1710-02/Timika Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

    Mimika-Koramil 1710-02/Timika menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Aula Makoramil 1710-02/Timika, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika, Minggu (14/

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.