Nasional
Relawan Jokowi Janjikan Rp 100 M Jika Kubu 02 Buktikan Ada Kecurangan TSM
Senin, 29 Apr 2019 13:52
Adapun gabungan relawan Jokowi-Ma'ruf yang memberikan pernyataan soal uang tersebut terdiri dari 7 kelompok, yakni Militan 34, Muslim Cyber Army Jokowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahbubiyah KH Manarul Hidayat, Jawara Dukung Jokowi, Sahabat Jokowi, Panca Tunggal Banten, Forum Kajian dan Fitnah Akhir Zaman. Gabungan relawan ini mengklaim diberi kuasa oleh sejumlah pengusaha muslim sebagai penyedia dana.
"Beberapa pengusaha muslim yang sangat prihatin dengan maraknya fitnah yang beredar memberikan kuasa kepada kami untuk menginformasikan bahwa para pengusaha muslim ini siap memberikan bonus sebesar Rp 100 M kepada siapapun dari pihak 02 yang bisa membuktikan adanya kecurangan dalam Pilpres 2019 ini secara masif dan terstruktur yang dilakukan pihak 01, dengan jumlah hasil kecurangan minimal 5 persen yang merugikan pihak 02," demikian keterangan gabungan kelompok relawan Jokowi itu, seperti diterima detikcom, Senin (29/4/2019).
Gabungan relawan Jokowi itu mengakui masih ada berbagai peristiwa di TPS atau salah entry data yang dilakukan pihak KPU, baik sengaja maupun tidak sengaja. Namun menurut mereka, kerugian bukan hanya dirasa kubu Prabowo-Sandi, tapi dirasakan juga oleh pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf.
Meski begitu, kelompok relawan Jokowi itu menghormati bila ada dari kubu Prabowo yang hendak melaporkan adanya kecurangan di Pilpres 2019. Untuk itu, mereka menantang dengan menyiapkan uang Rp 100 M tersebut bila dari pihak 02 berhasil membuktikan adanya kecurangan yang membuat Prabowo-Sandi dirugikan hingga 5% suara nasional.
"Dana itu berasal dari 17 pengusaha muslim. Dan perjanjian tertulisnya ada di saya," ungkap Ketua Umum Muslim Cyber Army Jokowi, Diki Chandra saat dikonfirmasi detikcom.
"Dalam kesepakatan tidak bisa dibuka. Semuanya muslim. Tidak ada yang non-muslim. Kesepakatan tertulis dan akan dinotarialkan besok atau lusa," ucapnya.
Aliansi 7 kelompok relawan Jokowi yang membuat sayembara itu pun siap diberi sanksi masuk penjara apabila kubu 02 berhasil membuktikan adanya kecurangan masif di Pilpres 2019 namun mereka tak berhasil membayar. Hanya saja ada batas waktunya.
"Jika ada yang bisa buktikan, dan uangnya tidak ada, kita semua siap dipenjara. Ini berlaku sampai dengan 1 hari sebelum pengumuman KPU, jam 12 siang," tegas Diki.
"Nggak terdaftar. Semua relawan diharapkan untuk menghormati proses yang sedang berlangsung di KPU," ujar Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq, dihubungi terpisah.
Prabowo Soroti Ketidakpastian Geopolitik: Pertahanan Jaminan Kita Berdaulat
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bicara pentingnya peningkatan kekuatan pertahanan nasional. Ia menegaskan tidak ada kepentingan selain menjaga wilayah kedaulatan RI."Kita harus terus tingkatkan ke
Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Tanpa Izin
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang menjalankan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi pada musim haji 2026.Mengutip Antar
Harga BBM Non Subsidi Naik, Toyota Ungkap Ada Perubahan Perilaku Konsumen
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang diterapkan oleh Pertamina sejak 4 Mei 2026 mulai memberikan dampak signifikan terhadap perilaku konsumen otomotif di Indonesia.Saat ini, masyara
Ketersediaan Energi Terancam, Truk Pengangkut BBM Ilegal Dicegat di Lintas Riau-Sumbar
KUANSING-Rencana penyelewengan bahan bakar minyak jenis solar subsidi yang berpotensi merugikan kuota energi masyarakat berhasil digagalkan. Ratusan jeriken berisi BBM yang seharusnya dinikmati warga
Empat Kecamatan di Kuansing Diterjang Banjir, Sekolah hingga Puskesmas Ikut Terdampak
PEKANBARU-Sebanyak 526 rumah di empat kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sempat terdampak banjir akibat luapan Sungai Kuantan. Banjir terjadi selama dua hari, mulai Kamis (14/5/2026) h