Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Soal Kabinet Zaken, Golkar: Jokowi Tahu Figur yang Tepat dan Layak

Nasional

Soal Kabinet Zaken, Golkar: Jokowi Tahu Figur yang Tepat dan Layak

Sabtu, 11 Mei 2019 15:56
Detik.com
JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk 'kabinet zaken'. Partai Golkar menilai sebaiknya tidak ada dikotomi dalam menentukan figur yang akan duduk di kabinet Jokowi nanti.

"Seharusnya kita tidak perlu mendikotomikan antara politisi yang berasal dari partai politik dengan profesional," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily kepada detikcom, Sabtu (11/5/2019).

Ace mengatakan di kalangan partai politik banyak figur yang berkompeten dan profesional di bidangnya. Figur itu layak jika ditarik Jokowi menjadi menteri.

"Yang terpenting adalah figur-figur itu memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan Nawacita Jilid 2 yang menjadi janji kampanye Presiden Jokowi pada periode yang kedua," katanya.

Meski demikian, Ace menegaskan persoalan penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden. Dia yakin Jokowi akan memilik sosok yang tepat dan terbaik untuk bekerja di kabinet.

"Soal kabinet kita serahkan kepada Presiden Jokowi. Itu hak preogratif Presiden untuk memilih figur yang tepat dan kompeten di bidangnya. Beliau sangat tahu mana seharusnya figur yang layak, tepat, memiliki kompetensi dan profesionalitas sesuai dengan capaian Nawacita Jilid 2 ini," katanya.

Sebelumnya, Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini. Mereka mengusulkan Jokowi membuat kabinet zaken jika terpilih di periode 2019-2024.

"Kita juga meminta kalau nanti Pak Jokowi pasti jadi presiden lagi, supaya dibentuk suatu zaken kabinet," ujar Anggota Dewan Pengarah BPIP Ahmad Syafii Maarif di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Syafii menerangkan, kabinet zaken terdiri dari para ahli dan diperbolehkan dari politikus. Namun, kata Syafii, politikus tersebut ditentukan oleh Jokowi, bukan dari parpol.

"Kabinet yang terdiri dari orang orang ahli, boleh dari partai, tapi partainya jangan mengusulkan seorang tapi beberapa orang, presiden yang menentukan. Jadi presiden lebih berdaulat. Kalau tidak, kabinet yang lalu ini menurut saya banyak bolongnya," ujar Syafii.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 18 Mei 2026 16:42

    Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak

    Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru

  • Senin, 18 Mei 2026 16:30

    Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas

  • Senin, 18 Mei 2026 16:17

    Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.

    BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali

  • Senin, 18 Mei 2026 16:02

    Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.

    PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel

  • Senin, 18 Mei 2026 15:53

    Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.

    PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.