Nasional
TKN Anggap Tim Pengkaji Ucapan Tokoh Langkah Antisipasi Pemerintah
Selasa, 07 Mei 2019 10:08
"Yang dilakukan oleh Menko Polhukam adalah salah satu langkah antisipasi untuk menjaga agar kita dalam bernegara tetap dan sesuai dengan koridor hukum," kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, keapda detikcom, Selasa (7/5/2019).
Menurut Karding, ucapan, tindakan dan pemikiran yang memprovokasi memang patut dikaji secara hukum agar masyarakat tidak memaknai demokrasi sebagai kebebasan mutlak dan mengesampingkan hukum yang ada.
"Oleh karena itu tindakan-tindakan di luar hukum seperti melakukan provokasi ke masyarakat, mengajak, melakukan hinaan terhadap lembaga negara atau pimpinan negara, atau mengeluarkan kalimat-kalimat yang dianggap bisa mencerai-beraikan persatuan bangsa dan negara, yang tentu di luar ketentuan yang sudah diatur, itu tentu patut dikaji. Agar kita tidak memaknai demokrasi ini bebas mutlak," imbuh dia.
Karding menuturkan Indonesia menganut demokrasi berdasarkan Pancasila, di mana setiap warga negara memiliki tanggung jawab berbangsa dan bernegara terhadap warga lainnya.
Menko Polhukam Wiranto, Senin (6/5), menyampaikan Pemerintah akan membentuk tim pengkaji ucapan tokoh akan diisi pakar hukum tata negara, para profesor dan doktor dari berbagai universitas. Wiranto juga menerangkan alasannya mengambil langkah tegas ini, yaitu untuk menegakkan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dia tak ingin masyarakat terbawa hasutan-hasutan untuk memecah belah bangsa.
Wiranto, dalam hal ini, juga menuturkan hal-hal yang akan dikaji oleh tim nantinya adalah semua ucapan, pemikiran, dan tindakan tokoh yang melanggar hukum. Wiranto menegaskan Indonesia adalah negara yang sah. Ia tidak akan membiarkan negara ini terpecah akibat pemikiran yang memprovokasi massa.
Rumah di Tengah Kebun Terbakar, Ayah dan Anak di Musi Banyuasin Tewas Terjebak
Satu unit rumah di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ludes terbakar dalam sebuah peristiwa kebakaran yang juga menelan korban jiwa.Dua penghuni ru
Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut bahwa pihaknya telah memblokir 3.000 nomor telepon terindikasi penipuan (scam call) dengan modus mencatut nama pejabat publik, termas
Antrean Penyeberangan RoRo Bengkalis Padat di Penghujung Libur Panjang, Dishub Tambah 2 Trip.
BENGKALIS-Kepadatan antrean pasca libur panjang akhir pekan sempat terjadi di pelabuhan RoRo Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Minggu (17/5) malam kemarin.Kepadatan terjadi karena ramainya arus bali
Breaking News: Korporasi Sawit di Pelalawan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Lingkungan.
PEKANBARU-PT Musim Mas, di Pelalawan, Provinsi Riau, ditetapkan sebagai tersangka korporasi kejahatan lingkungan hidup.Perusahaan sawit ini melakukan aktivitas terlarang, dengan membuka perkebunan kel
Mobil Pribadi Mogok Ditengah Banjir di Sontang Rohul, Ditarik Truck Minyak.
PASIR PENGARAIAN-Banjir di jalan lintas Sontang, Rohul - Duri, Bengkalis kembali makan korban.Sebuah mobil pribadi mogok ditengah-tengah banjir.Kejadian tersebut terjadi pada Jumat pekan lalu (15/5/20